Kekeringan di Tasikmalaya, BPBD Salurkan 1,4 Juta Liter Air Bersih

BPBD bersama Perumda pasok air bersih bagi warga terdampak berada di 115 Desa tersebar 34 Kecamatan meski hujan turun tapi tidak meningkatkan permukaan air. (MI/Kristiadi)

Kekeringan di Tasikmalaya, BPBD Salurkan 1,4 Juta Liter Air Bersih

Kristiadi • 29 October 2026 16:38

Tasikmalaya: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, memasok air bersih untuk 59.412 Kepala Keluarga (KK) atau 209.365 jiwa yang terdampak krisis air bersih. Bencana kekeringan ini melanda 115 desa yang tersebar di 34 kecamatan. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengatakan pihaknya terus menggencarkan pasokan air secara gratis kepada masyarakat lantaran bencana El Nino tahun ini membuat wilayah setempat semakin kering. Sementara itu, hujan dengan skala ringan yang sempat turun belum memberikan dampak.

"Petugas BPBD bersama Damkar selama bencana El Nino memasok air bersih ke berbagai pelosok pedesaan dilakukannya secara gratis diperuntukkan bagi 59.412 Kepala Keluarga (KK) atau 209.365 jiwa terdampak krisis air. Akan tetapi, berbagai upaya terus dilakukan supaya warga tidak menjadi beban dan mereka tak mengambil air tidak layak konsumsi," ujar Roni AKS, Kamis, 29 Oktober 2026.

Menurut Roni, gerakan pasokan air bersih gratis ini dilakukan secara kolaboratif oleh BPBD, TNI, Polri, Perumda Tirta Sukapura, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga PMI. Total distribusi air bersih yang telah disalurkan sejauh ini mencapai 1.441.526 liter atau setara 220 tangki. 

Pengiriman bantuan air terus diintensifkan secara masif, terutama bagi warga di pelosok perkampungan dengan mengerahkan armada tangki berkapasitas 5.000 liter.

"Bencana el nino yang terjadi membuat banyak warga di pelosok pedesaan saat ini semakin parah, paling tinggi di Kecamatan Bojonggambir, Tanjungjaya, Sukarame, Karangnunggal, Mangunreja, Cineam dan Cisayong, Cigalontang, Sodonghilir serta yang lain terdampak. Pengambilan air bersumber dari Desa Cijoho, Kecamatan Leuwisari meski kondisi sumber air yang ada di Kecamatan Cisayong kondisinya menyusut," katanya.

BPBD bersama Perumda pasok air bersih bagi warga terdampak berada di 115 Desa tersebar 34 Kecamatan meski hujan turun tapi tidak meningkatkan permukaan air. (MI/Kristiadi)

Selain krisis air, Roni menyebut dampak El Nino juga memicu perluasan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tasikmalaya bagian selatan. Bahkan, beberapa waktu lalu, dua pemilik kebun dilaporkan meninggal saat membakar rumput dan daun kering, hingga memicu kobaran api yang menghanguskan 30 hektare lahan. Namun, karhutla tersebut berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) sehingga tidak meluas ke permukiman warga.

"Curah hujan yang terjadi selama ini tidak dapat menaikan air permukaan dan masih banyak warga membutuhkan air bersih di perkampungan. Akan tetapi, kami minta agar warga meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu waspada lantaran hujan turun di bulan November hingga puncaknya Januari berdasarkan BMKG," pungkasnya.

(Lukman Diah Sari)