4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Kemenhut Prioritaskan Keselamatan Personel

Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo yang berada di kawasan TNBTS, Jumat (11/9/2026). ANTARA/HO-Polres Probolinggo.

4 Orang Tewas Terjebak Karhutla Bromo, Kemenhut Prioritaskan Keselamatan Personel

Atalya Puspa • 16 October 2026 11:18

Jakarta: Empat orang dikabarkan tewas saat terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2026. Berkaca dari peristiwa tersebut, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan memprioritaskan keselamatan personel di lapangan. 

"Keselamatan personel harus menjadi perhatian utama, termasuk melalui pembacaan perkembangan api dan arah angin, kesiapan jalur evakuasi, komunikasi antarpersonel, serta penilaian kondisi lapangan sebelum dan selama operasi," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi, dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 16 Oktober 2026. 

Ia mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pemadaman karhutla merupakan operasi berisiko tinggi yang membutuhkan perhatian serius terhadap keselamatan personel. Oleh karena itu, hal tersebut harus mempertimbangkan risiko di lapangan.


Petugas gabungan saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan TNBTS. Dokumentasi/Polres Malang.

Meski begitu, kata Ristianto, penanganan karhutla di berbagai wilayah tetap dilanjutkan dengan memperhatikan keselamatan petugas. Kemenhut bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pemadaman di wilayah yang membutuhkan penanganan.

Kemenhut juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga yang menemukan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran diminta segera melapor kepada petugas.

(Gabriella Thesa Widiari)