PT Etos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda melakukan rangkaian kegiatan sosial di Desa Nangadhero dan Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi/ Istimewa)
Dukungan untuk Warga Nagekeo Hadir Lewat Pangan dan Layanan Kesehatan
Silvana Febiari • 29 September 2026 15:40
Nagekeo: Kebutuhan warga menjadi perhatian dalam rangkaian kegiatan sosial di Desa Nangadhero dan Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini. Kegiatan tersebut mencakup pembagian makanan, dukungan psikososial bagi anak-anak, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Di Desa Nangadhero, PT Etos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda membuka dapur umum bagi warga yang berada di pengungsian tenda dan masyarakat sekitar. Sebanyak 250 porsi makanan dibagikan kepada warga, dengan sasaran sekitar 35 kepala keluarga (KK) yang berada di lokasi pengungsian serta masyarakat sekitar.
Chairman PT Etos Kreatif Indonesia, Mukit Hendrayatno, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan makanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
"Kami datang bukan hanya membawa makanan, tetapi ingin memastikan masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Kami ingin hadir, melihat langsung, menyapa, dan berbagi apa yang kami bisa. Semoga apa yang kami bawa hari ini bisa sedikit meringankan kebutuhan warga," kata Mukit dalam keterangan pers dikutip, Selasa, 29 September 2026.
Makanan yang dibagikan terdiri dari nasi, ayam tumis, sayur kacang panjang dan jagung manis, semangka, serta air minum. Penyaluran dilakukan dengan mendatangi langsung warga yang berada di lokasi.

PT Etos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda melakukan rangkaian kegiatan sosial di Desa Nangadhero dan Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi/ Istimewa)
Selain kebutuhan pangan, perhatian juga diberikan kepada anak-anak melalui kegiatan psikososial yang diikuti 125 anak usia TK dan SD. Peserta juga berasal dari anak-anak TPQ dan masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut diisi dengan permainan, ice breaking, sosialisasi, makan bubur bersama, serta pemberian makanan tambahan (PMT) berupa roti, susu, dan buah-buahan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk beraktivitas dan berinteraksi di tengah situasi yang mereka hadapi.
Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, mengatakan dukungan kepada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan makanan, tetapi juga ruang untuk bermain dan mendapatkan perhatian.
"Anak-anak juga perlu merasa diperhatikan dan didengar. Karena itu, kami ingin mereka punya ruang untuk bermain, tertawa, dan merasakan bahwa di tengah situasi yang mereka hadapi, masih ada orang-orang yang peduli dan ingin menemani mereka," jelas Anita.

PT Etos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda melakukan rangkaian kegiatan sosial di Desa Nangadhero dan Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. (Dokumentasi/ Istimewa)
Sementara kegiatan di Desa Marapokot diarahkan pada kebutuhan kesehatan masyarakat. Melalui program Peduli NTT, layanan kesehatan gratis diberikan kepada anak-anak, orang dewasa, hingga lansia dengan target sekitar 80–100 penerima manfaat.
Layanan tersebut dilaksanakan bersama Puskesmas Nagekeo. Warga dapat menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta mendapatkan layanan pengobatan dan obat-obatan sesuai kebutuhan.
Rangkaian kegiatan tersebut mencakup beberapa kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan dan kesehatan hingga dukungan psikososial bagi anak-anak. Pendekatan langsung ke warga juga memungkinkan kebutuhan di lapangan diketahui melalui interaksi dengan masyarakat.