Wamenko Pangan: Pemerintah Tak Lagi Andalkan OMC untuk Atasi Karhutla

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq. Foto: Metrotvnews.com/M Sholahadhin Azhar.

Wamenko Pangan: Pemerintah Tak Lagi Andalkan OMC untuk Atasi Karhutla

Ade Hapsari Lestarini • 8 October 2026 13:13

Jakarta: Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pemerintah tidak lagi menjadikan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai tumpuan utama dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hanif mengatakan, penanganan karhutla harus dilakukan melalui penguatan lanskap, khususnya di wilayah lahan gambut yang rentan terbakar. Menurut dia, sebagian besar kejadian karhutla dipicu aktivitas manusia, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang lebih menyeluruh.

"Kita tidak boleh menganggap karhutla ini sebagai takdir. Ada karena dari data yang kita sampaikan hampir sebagian besar terjadinya dimulai dari kegiatan manusia," kata Hanif dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kerja Nyata Melanjutkan Asta Cita yang diselenggarakan Metro TV di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.


Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
 

 

OMC tidak selalu efektif dalam menangani karhutla


Hanif menilai, OMC tidak selalu efektif dalam menangani karhutla. Kondisi iklim, termasuk fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif, disebut menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan modifikasi cuaca.

"Kita tidak boleh mengharapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menangani karhutla. Jadi kita benar-benar harus mulai sekarang merekayasa landscape," ujar Hanif.

Hanif menyebut pemerintah kini mendorong sejumlah langkah penguatan ekosistem gambut, mulai dari pembangunan sekat kanal permanen maupun fungsional, revitalisasi gambut, hingga menjaga tinggi muka air gambut.

Pemerintah juga akan memperkuat program Desa Mandiri Gambut dan Desa Peduli Api agar pencegahan karhutla dapat dilakukan hingga tingkat daerah. (M. Azri Arifin)

(Ade Hapsari Lestarini)