Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Dok Instagram
Kinerja Kabinet Dukung Optimalisasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
M Sholahadhin Azhar • 21 October 2026 18:43
Jakarta: Kinerja kabinet dinilai mendukung optimalisasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Utamanya, terkait kinerja Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Peran Teddy sebagai Seskab menjadikannya sangat strategis untuk mengatur koordinasi para menteri dan pejabat tinggi lainnya,” kata Direktur Komunikasi Matriks Politik Indonesia Supriyadi dalam keterangan tertulis kepada pers di Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Teddy, kata Supriyadi, kerap tampil untuk menjelaskan kebijakan pemerintah dalam konferensi pers bersama menteri-menteri dan pejabat terkait.
Hadirnya Teddy dalam momen-momen seperti itu menunjukkan wajah Presiden dan dukungan kuat terhadap arah kebijakan yang ditelurkan. Hal ini terkait dengan jajak pendapat yang dilakukan pihaknya, yang menunjukkan popularitas tinggi Seskab Teddy.
“Seskab Teddy paling populer di mata publik, sedang Mentan Amran Sulaiman dinilai terbaik di jajaran kabinet pada dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran,” ungkap Supriyadi,
Tingkat popularitas Seskab Teddy mencapai 88,88 persen, disusul oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan 85,3 persen, dan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dengan 79,5 persen.

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/Dok Istimewa
Sementara itu di jajaran menteri dan pejabat dengan penilaian terbaik, Mentan Amran menduduki peringkat pertama sebesar 75,1 persen. Posisi berikutnya diraih Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan 70,4 persen, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dengan 68,8 persen.
Survei Matriks Politik Indonesia dilakukan pada 10-15 Oktober 2026, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat atau multistage random sampling. Responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.