Mendagri Tito Karnavian/Metro TV/Kautsar
Hadapi Pemangkasan, Tito Menyarankan Daerah Optimalisasi Pajak hingga Parkir
Kautsar Widya Prabowo • 9 October 2025 12:58
Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) lebih inovatif. Terutama, dalam mencari sumber pendapatan. Langkah ini penting menyusul adanya pemotongan transfer ke daerah (TKD).
“Di daerah harus bisa cerdas, inovatif, mencari pendapatan, tapi tidak memberatkan rakyat kecil,” ujar Mendagri Tito usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Tahun 2025, di Jakarta Barat, Kamis, 9 Oktober 2025.
Tito membeberkan sejumlah peluang untuk memaksimalkan pendapatan daerah. Di antaranya melalui optimalisasi pajak restoran dan hotel.
“Ya misalnya yang sudah ada saja, restoran, hotel misalnya. Silakan datang ke restoran-restoran, hotel kan umumnya dipajaki itu,” jelas Tito.
“Parkir, misalnya. Ini harus dibuat sistem supaya pajak yang memang sudah ada ini, yang tadinya bocor, bisa masuk ke kas pemerintah daerah,” tegas Tito.
Lebih lanjut, Tito mendorong pemda untuk mendukung dan memaksimalkan pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga Desa Nelayan. Menurutnya, program-program tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Mendagri Tito Karnavian/Metro TV/Kautsar“Ini harus didukung dan ditangkap. Segi positifnya, ada lapangan kerja, rantai pasok, dan perputaran ekonomi, karena uang beredar di daerah,” terang Tito.