Hoaks/Ilustrasi/Istimewa
Dukung Situasi Kondusif, Publik Diminta Mewaspadai Provokasi
Rahmatul Fajri • 19 September 2025 20:54
Jakarta: Masyarakat diimbau tak mudah terjebak provokasi yang menjamur via hoaks. Khususnya, terkait provokasi yang membenturkan antarinstansi di pemerintahan.
“Jangan mau dihasut, jangan mau terprovokasi," kata Ketua DPW DKI Jakarta LSM Harimau, Neville GJ. Muskita, dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 19 September 2025.
Pesan itu disampaikan dalam aksi damai di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, hari ini. Menurut dia, tak ada instansi di pemerintah yang ingin hubungan rusak, terutama Polri dan TNI.
“Jangan mau dihasut, jangan mau terprovokasi. TNI-Polri adalah saudara, bukan lawan," kata Neville.
Ia juga mengingatkan masyarakat lebih cerdas memilah informasi. Apalagi, di tengah maraknya hoaks dan propaganda yang menyasar aparat keamanan.
| Baca: TNI Tegaskan Isu Prajurit Jadi Provokator Demo Hoaks |
Soliditas TNI-Polri, lanjutnya, sangat penting bagi keberhasilan pembangunan nasional. Khususnya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Siapa pun yang mencoba mengadu domba berarti musuh rakyat. Indonesia hanya bisa maju jika TNI-Polri tetap bersatu menjaga rakyat dan negara,” kata Neville.
Pihaknya menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo serta berkomitmen mengawal jalannya pemerintahan. Mereka juga menegaskan siap melawan pihak-pihak yang dianggap berusaha mengganggu stabilitas nasional.
“LSM Harimau berdiri bersama rakyat, bersama TNI-Polri, bersama Presiden Prabowo untuk memastikan Indonesia tetap aman dan bersatu,” pungkas Neville.