Kondisi arus lalu lintas di salah satu persimpangan di kota Tehran, Iran. (Anadolu Agency)
Ancaman Konflik Iran-AS, KBRI Tehran Pastikan Semua WNI Aman dan Siap Dievakuasi
Willy Haryono • 23 February 2026 17:57
Jakarta: Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tehran terus memantau secara seksama perkembangan situasi keamanan di Iran, seiring meningkatnya ketegangan atas potensi serangan dari Amerika Serikat (AS).
Hingga Senin, 23 Februari 2026, KBRI Tehran melaporkan bahwa situasi di wilayah ibu kota dan kota-kota lainnya di Iran terpantau berjalan normal serta kondusif, dan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di sana juga dalam kondisi aman.
“Terkait keberadaan WNI di Iran, KBRI Tehran senantiasa memantau dan menjalin komunikasi aktif dengan para WNI,” ujar pelaksana tugas Direktur Perlindungan WNI Heni Hamidah dalam keterangan tertulis kepada awak media.
Sejauh ini, lanjut Heni, tidak terdapat laporan WNI yang menghadapi ancaman langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan.
Sementara itu, status Siaga 1 untuk Iran yang ditetapkan sejak Juni 2025 lalu masih berlaku. KBRI Tehran juga telah beberapa kali menyampaikan imbauan pada WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran secara mandiri sekiranya kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif.
Heni mengatakan semua plan contigency tetap disiapsiagakan, termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan.
“Kepada seluruh WNI di Iran diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, turut memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Tehran,” pungkasnya.
Baca juga: Khamenei Siapkan Rencana Suksesi Jika Dirinya Tewas dalam Serangan AS atau Israel