Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan-Lebaran
Eko Nordiansyah • 26 February 2026 11:38
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai sebesar Rp44 triliun untuk pengisian ATM/CRM pada periode 24 Februari hingga 25 Maret 2026. Bank Mandiri ikut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H.
Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, alokasi tersebut meningkat lima persen secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp41,9 triliun, seiring dengan proyeksi kenaikan kebutuhan transaksi masyarakat selama bulan suci hingga puncak arus mudik dan Idulfitri.
“Penyediaan uang tunai ini merupakan wujud komitmen Bank Mandiri dalam menghadirkan sinergi yang terintegrasi di seluruh jaringan layanan kami, sehingga kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Adhika dalam keterangan resminya, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, rata-rata kebutuhan pengisian uang tunai diperkirakan mencapai Rp1 triliun hingga Rp1,4 triliun per hari. Kenaikan seiring dengan meningkatnya aktivitas konsumsi, pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) aparatur sipil negara (ASN), serta mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri 1447 H.
“Proyeksi tersebut disusun berdasarkan pola historis transaksi dan tren pertumbuhan ekonomi domestik yang menunjukkan peningkatan signifikan selama periode Ramadan dan Lebaran,” ungkapnya.
Baca Juga :
Strategi War Uang Baru Lebaran: Cara Cepat Pesan Lewat PINTAR BI
%20(3)(1).jpeg.jpg)
((Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)
Layani penukaran uang baru
Bank Mandiri juga berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia melalui layanan penukaran uang Rupiah baru dan layak edar dengan mekanisme pemesanan digital di aplikasi PINTAR BI serta kas keliling dan titik penukaran bersama perbankan di berbagai wilayah.Adhika menyebut, partisipasi ini menjadi bagian dari sinergi yang terintegrasi antara industri perbankan dan otoritas moneter untuk memastikan proses penukaran berlangsung tertib, aman, dan mendukung stabilitas sistem pembayaran di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat menjelang Idulfitri.
Untuk memastikan kelancaran transaksi non-tunai selama periode puncak Lebaran, Bank Mandiri juga menyiapkan likuiditas sebesar Rp18 triliun pada Rekening Settlement Dana (RSD) BI-Fast guna mengantisipasi lonjakan transaksi pada 18 hingga 25 Maret 2026, atau sekitar Rp2,5 triliun per hari.
Selain itu, Bank Mandiri memastikan seluruh channel layanan elektronik beroperasi optimal selama periode libur Lebaran. Bank Mandiri mengoperasikan 12.900 unit ATM/CRM serta 322 ribu mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia guna mendukung kelancaran transaksi nasabah sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nasional.