Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Ancam Iran akan Dihabisi Jika Serang Kapal AS di Selat Hormuz
Muhammad Reyhansyah • 5 May 2026 10:45
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan Iran akan “diledakkan hingga lenyap dari muka bumi” jika menyerang kapal-kapal AS yang beroperasi di Selat Hormuz dalam misi “Project Freedom.”
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pembicaraan yang diungkap koresponden Fox News Trey Yingst pada Senin, 4 Mei 2026.
“Saya berbicara dengan Presiden Trump selama 20 menit mengenai situasi dengan Iran. Ia berbicara tentang Project Freedom dan upaya AS mengawal kapal-kapal melewati Selat Hormuz,” kata Yingst, dikutip dari TRT World, Selasa, 5 Mei 2026.
Yingst menambahkan bahwa Trump mengeluarkan peringatan baru kepada rezim Iran dengan mengatakan, “Jika Iran mencoba menargetkan kapal-kapal AS di wilayah ini, mereka akan diledakkan hingga lenyap dari muka bumi.”
Sebelumnya, US Central Command (CENTCOM) mengatakan kapal-kapal perusak berpeluru kendali AS saat ini beroperasi di Teluk setelah melintasi Selat Hormuz guna memulihkan kebebasan navigasi bagi pelayaran komersial.
Trump juga mengatakan kepada Fox News bahwa negosiator Iran kini “lebih mudah dibentuk” dibanding masa lalu.
Trump Dorong Korea Selatan
Selain itu, ia menegaskan pembangunan kekuatan militer AS di kawasan masih terus berlangsung. “Kami punya lebih banyak senjata dan amunisi dengan kualitas jauh lebih tinggi daripada sebelumnya,” kata Trump.“Kami memiliki perlengkapan terbaik. Kami punya peralatan di seluruh dunia. Kami memiliki pangkalan-pangkalan di seluruh dunia. Semuanya penuh dengan perlengkapan. Kami bisa menggunakan semua itu, dan kami akan menggunakannya jika perlu,” lanjutnya
Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump juga menyerukan keterlibatan Korea Selatan dalam misi tersebut.
Ia menilai Iran telah menargetkan kapal dari “negara-negara yang tidak terkait” dalam lalu lintas maritim, sambil secara khusus menyoroti insiden yang menimpa kapal kargo Korea Selatan.
“Mungkin sudah waktunya Korea Selatan datang dan bergabung dalam misi ini,” ujarnya.
Trump menambahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth akan menggelar konferensi pers pada Selasa bersama Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine.
Perang Iran vs AS-Israel
Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengonfirmasi ledakan dan kebakaran merusak kapal berbendera Panama HMM Namu saat sedang berlabuh di lepas pantai Uni Emirat Arab pada pukul 11.40 GMT.Sebelumnya, CENTCOM menyebut kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS telah melintasi Selat Hormuz untuk memulihkan kebebasan navigasi.
AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari, yang dibalas Teheran dengan serangan terhadap pasukan serta pangkalan AS di negara-negara Teluk, sambil secara efektif menutup Selat Hormuz—jalur vital ekspor minyak dan gas—sementara pasukan Amerika kemudian memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.
Televisi pemerintah Iran pada Senin sebelumnya mengatakan angkatan laut negara itu menembakkan rudal jelajah, roket, dan drone tempur di dekat kapal perusak AS yang bergerak melalui selat tersebut dalam apa yang disebut sebagai “tembakan peringatan.”
AS mengklaim telah menembak jatuh sejumlah rudal dan drone Iran yang diarahkan ke kapal Angkatan Laut AS dan kapal komersial, serta menghancurkan enam kapal kecil milik Teheran.
Baca juga: Militer AS Klaim Hancurkan Enam Kapal Kecil Iran di Selat Hormuz