Kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara (kiri). Foto tangkapan layar Youtube Metro TV
Hanya Ingin Tunjukkan Ijazah di Persidangan, Ini Alasan Jokowi
Muhamad Marup • 16 September 2026 21:59
Jakarta: Kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, persidangan merupakan ruang ideal untuk menunjukkan ijazah kliennya. Bagi Presiden RI periode 2014-2019 dan 2019-2024, kata Rivai, ijazah merupakan bentuk kehormatan atas perjalanan hidup sehingga harus ditunjukkan di forum terhormat seperti persidangan.
"Beliau sendiri akan menggunakan forum ini untuk menunjukkan ijazahnya," ujar Rivai, dalam program Cover Both Sides Metro TV, Rabu, 16 September 2026, yang tayang pukul 21.05 WIB.
Ia mengungkapkan, Jokowi juga siap menunjukkan ijazah di setiap jenjang pendidikan. Menurutnya, ijazah merupakan pembuktian Jokowi yang mampu menuntaskan pendidikan hingga jenjang pendidikan tinggi di tengah keterbatasan.
"Jadi kembali lagi mungkin buat sebagian orang ijazah bukan sesuatu yang penting. Kalau Pak Jokowi mungkin agak berbeda dari sejarah hidupnya ya," jelasnya.
Kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara. Foto tangkapan layar Youtube Metro TV
Rivai memastikan Jokowi akan menghadiri sidang ijazah palsu. Menurutnya, Jokowi sudah sangat siap untuk menghadiri persidangan."Beliau sangat siap ya, bahkan kami sempat mengadakan pertemuan membahas persiapan persidangan," katanya.
Ia menyebut, Presiden ketujuh RI itu sudah siap menghadiri persidangan sejak bulan lalu. Hanya saja dengan adanya penundaan persidangan jadwal kehadiran Jokowi masih tentatif.
"Jadi jadwalnya mungkin berubah drastis. Kalau kita hitung-hitung tadi kemungkinan ini beliau akan didengar di bulan Oktober ya," ucapnya. Rivai menyebut, ada opsi juga untuk Jokowi hadir secara daring. Meski demikian, pihaknya tetap mengutamakan untuk hadir secara langsung jika tidak ada halangan.
"Sekalipun bisa dimungkinkan secara Zoom, Pak Jokowi memilih untuk tetap hadir ya," tuturnya.