BPBD Makassar Distribusikan Air Bersih ke 310 Titik Terdampak Kekeringan

Petugas BPBD Makassar saat membagikan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan ekstrem saat muslim kemarau berkepanjangan melanda di Makassar, Kamis, 10 September 2026. ANTARA/HO-Pemkot Makassar

BPBD Makassar Distribusikan Air Bersih ke 310 Titik Terdampak Kekeringan

Silvana Febiari • 15 September 2026 09:44

Makassar: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar telah mendistribusikan air bersih sebanyak 3.043.800 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di 310 titik. Distribusi dilakukan dengan 25 kendaraan operasional yang telah menempuh 705 ritase.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar Fadli Tahar mengatakan, operasi kemanusiaan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan.

"Operasi tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan di lokasi yang telah teridentifikasi sejak awal, tetapi terus diperluas mengikuti hasil pemantauan dan laporan kebutuhan masyarakat," kata Fadli, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026. 


Fadli menuturkan, peningkatan jumlah titik distribusi menunjukkan penanganan kekeringan harus dilakukan secara dinamis berdasarkan kondisi aktual masyarakat. “Kita tidak bisa bekerja hanya berdasarkan data awal. Ketika kebutuhan di lapangan bertambah, maka respons pemerintah juga harus ikut bergerak,” ucapnya.


Sejumlah petugas mengisi tangki air dengan air bersih di atas truk yang akan didistribusikan kepada warga di halaman Kantor BPBD Kota Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA FOTO/Arnas Padda.


Menurut Fadli, distribusi air bersih saat tanggap darurat merupakan upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan sumber air. Operasi ini tidak hanya sekadar mengirimkan air dari satu titik ke titik lainnya.

“Setiap liter air yang kita distribusikan memiliki arti bagi masyarakat. Ada kebutuhan rumah tangga, anak-anak, lansia dan aktivitas sehari-hari yang harus tetap berjalan,” ujarnya.

Selain itu, BPBD terus melakukan pengaturan kendaraan agar distribusi dapat menjangkau sebanyak mungkin wilayah dengan sumber daya yang tersedia.

(Silvana Febiari)