Virus. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Nihil Kasus Super Flu Virus, Pemprov DKI Tetap Siaga
Cony Brilliana • 14 January 2026 16:22
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan hingga Januari 2026, nihil kasus super flu virus di wilayah Ibu Kota. Hal tersebut berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.
“Gubernur Pramono Anung telah menyatakan hal ini secara langsung, termasuk setelah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Jakarta masih nihil kasus,” ujar juru bicara Pemprov DKI Jakarta Chico Hakim pada Metrotvnews.com, Rabu, 14 Januari 2026.
Meski masih nihil kasus, Pemprov DKI meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipasi. Terutama, untuk mencegah potensi masuknya super flu ke Jakarta, mengingat tingginya mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Sebagai upaya pencegahan, Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan mengoptimalkan sistem pemantauan dini terhadap kasus Influenza-Like Illness dan Severe Acute Respiratory Infection. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan rumah sakit rujukan di seluruh wilayah kota administrasi Jakarta guna mendeteksi lebih awal potensi penyebaran penyakit pernapasan.
Selain penguatan sistem pemantauan, seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta juga diinstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Puskesmas dan rumah sakit diminta mengenali gejala, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta siap menangani kasus infeksi saluran pernapasan dan pneumonia apabila ditemukan di masyarakat.
Virus. Foto: Ilustrasi Medcom.idPemprov DKI juga mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan, memakai masker saat sakit, menjaga etika batuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang berlanjut. Vaksinasi influenza turut menjadi salah satu langkah pencegahan yang disarankan, meski belum termasuk dalam program vaksinasi gratis pemerintah.
Super flu merupakan varian flu musiman dengan tingkat penularan yang lebih cepat dibanding flu biasa. Meski gejalanya dapat lebih intens pada sebagian kasus, otoritas kesehatan menilai tingkat keparahannya masih terkendali.
Pemprov DKI menegaskan akan terus bersiaga dan memperkuat langkah pencegahan agar Jakarta tetap aman dari potensi penyebaran super flu.