Kebakaran hutan dan lahan di Sumatra. MI
BMKG Deteksi 276 Titik Panas 8 Provinsi di Sumatra
Media Indonesia • 29 January 2026 14:41
Pekanbaru: Ratusan titik panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi menyala di sejumlah wilayah di Sumatra. Dari pantauan satelit terakhir, Kamis, 29 Januari 2026, ditemukan sebanyak 276 titik panas yang tersebar di delapan provinsi.
Forecaster on Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Ranti, menyampaikan jumlah terbanyak berada di Aceh dengan 146 titik panas. Kemudian disusul Riau (47 titik), Sumatra Utara (38 titik), Kepulauan Riau (13 titik), Jambi (12 titik), Bangka Belitung (9 titik), Bengkulu (7 titik), dan Sumatra Selatan (4 titik).
"Sebanyak 47 titik panas di Provinsi Riau tersebar pada 7 kabupaten dan kota," ujar Ranti dikutip Media Indonesia, Kamis, 29 Januari 2026.
Rinciannya adalah Indragiri Hilir (25 titik), Bengkalis (12 titik), Kota Dumai (4 titik), Pelalawan (3 titik), serta Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Siak masing-masing satu titik. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau, M. Edy Afrizal, mengungkapkan Riau masih berstatus siaga hidrometeorologi hingga akhir Januari. Penetapan status siaga karhutla selanjutnya akan menyesuaikan kondisi lapangan.
"Kita lihat situasi di lapangan, apakah perlu langsung menetapkan status siaga Karhutla. Semua tergantung kondisi dan perkembangan di lapangan. Tapi kalau memang dibutuhkan kita tentu akan menetapkan," ujarnya.

Ilustrasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto: Dok. BPBD Sumsel.