BMKG Kerahkan Tim Data Kerusakan Akibat Gempa di Sulut-Malut

Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam Breaking News Metro TV. Foto: Tangkapan Layar.

BMKG Kerahkan Tim Data Kerusakan Akibat Gempa di Sulut-Malut

Siti Yona Hukmana • 2 April 2026 10:40

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengerahkan tim untuk mendata kerusakan akibat gempa bumi bermagnitudo 7,6 di Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) pada Kami, 2 April 2026 pagi. Pendataan diperlukan untuk melakukan langkah perbaikan.

"BMKG akan menurunkan tim untuk melakukan survei gempa. Jadi, kami akan menyiapkan tim di antaranya melakukan pemetaan makroseismik maupun mikroseismik," kata Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam Breaking News Metro TV, Kamis, 2 April 2026.

Rahmat mengatakan makroseismik untuk mengetahui sebaran kerusakan ada di mana saja. Sementara mikrosesmik untuk memonitor gempa-gempa susulan.

"Tentunya kami akan memasang portabel seismograf untuk di sekitar Maluku Utara dan Ternate, nanti kita koordinasikan dengan UPT setempat dan dimana nanti tentunya catatan-catatan gempa mikro ini, meskipun gempanya tidak berdampak serius tapi menjadi sangat penting untuk seberapa lama nantinya gempa susulan akan berakhir. Karena ini masih cukup baru berapa jam kami terus monitoring dan updating ke media, selalu update untuk menyampaikan gempa-gempa susulan," ungkap Rahmat.

Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam Breaking News Metro TV. Foto: Tangkapan Layar.

Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang tenggara Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis pagi, 2 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini berpotensi tsunami.

Gempa dengan magnitudo 7,6 tersebut tercatat terjadi pada pukul 05:48:16 WIB. Berdasarkan hasil analisis awal, pusat gempa berlokasi di laut, tepatnya pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara.

Episenter gempa terletak pada koordinat 1,25 Lintang Utara (LU) dan 126,27 Bujur Timur (BT). Kedalaman pusat gempa mencapai 62 km. Kini, peringatan potensi tsunami telah dicabut BMKG. Akibat gempa, satu tewas dan dua orang luka imbas runtuhnya gedung di Manado.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)