Ilustrasi kekeringan karena El Nino. Foto: Medcom.id
El Nino, BPBD DKI Siapkan Mitigasi hingga Antisipasi Kebakaran
Farhan Zhuhri • 29 April 2026 16:58
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta merespons potensi dampak serius, dari fenomena El Nino Godzilla, yang mulai menguat. Kondisi ini berisiko memicu kemarau panjang, peningkatan suhu, hingga penurunan curah hujan yang berdampak langsung pada berbagai sektor, termasuk meningkatnya potensi kebakaran.
“Pemantauan kondisi iklim terus dilakukan secara intensif, dan informasi peringatan dini kami distribusikan agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif sejak dini,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat dikutip Rabu, 29 April 2026.
Maruli menegaskan langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut. Salah satunya dengan memperkuat koordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memantau perkembangan cuaca serta menyebarluaskan peringatan dini kepada masyarakat.
Di tingkat akar rumput, BPBD juga mengoptimalkan peran kelurahan tangguh bencana serta jejaring relawan. Hal ini untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi kekeringan dan dampak turunan el nino. Sistem layanan darurat pun dipastikan tetap siaga penuh.
“Call center Jakarta Siaga 112 beroperasi 24 jam untuk menerima laporan kejadian darurat secara cepat dan terintegrasi lintas instansi,” ujarnya.
Tak hanya itu, koordinasi lintas dinas turut diperkuat, termasuk dengan Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota guna memastikan kesiapan pasokan air, pengendalian lingkungan, serta respons cepat terhadap potensi bencana.
Seiring meningkatnya risiko kebakaran saat musim kemarau, BPBD bersama Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) juga meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, terutama kawasan permukiman padat dan lahan kering.
“Masyarakat kami imbau tidak melakukan pembakaran terbuka serta lebih waspada terhadap instalasi listrik dan penggunaan api,” katanya.

Ilustrasi kekeringan karena El Nino. Foto: Medcom.id
BPBD memastikan posko siaga, hidran, hingga armada pemadam dalam kondisi siap operasional. Dukungan suplai air di titik rawan juga telah disiapkan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.
Dalam situasi darurat, penanganan akan dilakukan melalui sistem komando terpadu yang melibatkan BPBD, Gulkarmat, aparat wilayah, hingga relawan.