Internet dan Jaringan Telepon Dilaporkan Lumpuh di Seluruh Iran

Protes anti-pemerintah yang terjadi di Iran. Foto: FARS

Internet dan Jaringan Telepon Dilaporkan Lumpuh di Seluruh Iran

Muhammad Reyhansyah • 9 January 2026 14:44

Teheran: Iran dilaporkan mengalami pemadaman internet secara nasional, dengan sejumlah laporan menyebutkan layanan telepon seluler juga ikut terganggu di berbagai wilayah negara tersebut.

Kelompok pemantau internet berbasis di London, NetBlocks, menyatakan melalui platform X pada Kamis, 8 Januari 2026 bahwa data pemantauan langsung menunjukkan Iran tengah berada dalam kondisi pemadaman internet skala nasional. 

“Metrik waktu nyata menunjukkan Iran kini berada di tengah pemadaman internet di seluruh negeri,” tulis NetBlocks, dikutip dari TRT World, Jumat, 9 Januari 2026.


Sejumlah laporan media menyebutkan gangguan pada layanan telepon seluler terjadi tidak lama setelah akses internet terputus. Hingga saat ini, otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab maupun cakupan gangguan jaringan tersebut.

Pemadaman yang dilaporkan ini terjadi setelah Iran diguncang aksi protes sejak akhir Desember, yang dipicu melemahnya nilai mata uang rial serta tekanan ekonomi yang terus berlanjut. Sebuah kelompok pemantau hak asasi manusia yang berfokus pada Iran melaporkan pada Rabu bahwa jumlah korban tewas akibat protes meningkat menjadi 38 orang.

Gelombang unjuk rasa di Iran mulai pecah pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran, dipicu oleh anjloknya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi. Aksi protes tersebut kemudian menyebar ke sejumlah kota lain di berbagai penjuru negara.

Sebuah organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa beberapa demonstran tewas dalam rangkaian aksi tersebut. Namun, pihak berwenang Iran belum mengonfirmasi angka korban maupun merilis rincian resmi terkait jumlah korban tewas atau luka-luka.

Di tengah situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Iran pada Rabu mengecam apa yang disebutnya sebagai “campur tangan dalam urusan dalam negeri Iran” oleh Amerika Serikat, menyusul aksi protes yang berlangsung di sejumlah kota.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs resmi Kementerian Luar Negeri, Teheran menegaskan bahwa Amerika Serikat “menyimpan permusuhan terhadap rakyat Iran” serta mengutuk apa yang digambarkannya sebagai sikap dan kebijakan menyesatkan Washington terhadap Iran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)