Penasihat Parlemen Iran Serukan Respons Militer terhadap Blokade Laut AS

Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Penasihat Parlemen Iran Serukan Respons Militer terhadap Blokade Laut AS

Willy Haryono • 22 April 2026 14:57

Teheran: Penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, menyatakan pada Rabu, 22 April 2026, bahwa perpanjangan gencatan senjata oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak memiliki dampak, seraya menegaskan bahwa Iran perlu memberikan “tanggapan militer” atas blokade laut yang dilakukan AS.

Sebelumnya di hari Selasa, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sembari melanjutkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang terletak di dekat Selat Hormuz.

Menurut Trump, keputusan tersebut diambil atas permintaan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, serta Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Ia menambahkan bahwa perpanjangan itu bertujuan memberi waktu bagi Iran untuk menyusun “proposal terpadu."

“Keputusan Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran itu tidak relevan. Pihak yang kalah tidak dapat menentukan syarat-syaratnya," tulis Mohammadi di X.

"Melanjutkan blokade laut tidak berbeda dengan melancarkan serangan, dan respons militer diperlukan. Lebih jauh lagi, AS perlu memperpanjang gencatan senjata untuk mengulur waktu,” sambungnya, seperti dikutip dari Antara.

Sementara itu, Juru Bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Ebrahim Zolfaghari menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran berada dalam kondisi siaga penuh.

“Angkatan bersenjata kami telah lama berada dalam kesiapan tempur 100 persen,” kata Zolfaghari seperti dikutip kantor berita Tasnim.

“Jika terjadi agresi atau tindakan apa pun terhadap Iran, kami akan segera memberikan pukulan telak terhadap target yang telah ditentukan dan memberikan pelajaran yang lebih keras kepada AS dan Israel,” ujarnya.

Baca juga:  Komandan Garda Revolusi Ancam Balasan jika Gencatan Senjata Dilanggar

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)