Kapibara Jadi Magnet Pengunjung Saat Liburan di Ragunan

Pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Metro TV/Satrio Adi Putranto.

Kapibara Jadi Magnet Pengunjung Saat Liburan di Ragunan

Satrio Adi Putranto • 16 June 2026 12:09

Jakarta: Udara sejuk dan rindangnya pepohonan di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, kembali menjadi saksi bisu keceriaan ribuan keluarga dalam merayakan libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Di tengah hiruk-pikuk ribuan pelancong yang memadati area hijau tersebut, ada satu magnet baru pengunjung, yakni mamalia air bertubuh tambun yang sedang viral, Kapibara.

“Ini tempat bermain anak ya khususnya di outdoor. Jadi anak aku tuh aktif banget kalau di luar. Jadi kalau misalkan kita di indoor, itu sudah bosan banget. Jadi kita milihnya outdoor karena dia memilihnya kapibara. Di sini ada kapibara,” ujar Esta, salah seorang pengunjung asal Jakarta saat ditemui di lokasi, Selasa, 16 Juni 2026.
 


Memboyong sang suami, Dana, serta putri kecil mereka yang menggemaskan bernama Yura, Esta mengaku Ragunan selalu berhasil menyajikan petualangan luar ruangan yang menyegarkan. Menjelajahi kebun binatang seluas 147 hektare ini pun kini terasa lebih seru dan anti lelah berkat adanya fasilitas penyewaan sepeda listrik yang jamak berseliweran di jalur aspal Ragunan.

Bagi Dana, Ragunan bukan sekadar tempat melepas penat dari rutinitas kerja, melainkan ruang kelas raksasa yang interaktif untuk tumbuh kembang buah hatinya. Kehadiran berbagai fasilitas penunjang yang makin modern dan terawat dinilai sangat menolong para orang tua untuk mengenalkan kekayaan fauna secara langsung kepada anak-anak.

“Di sisi lain untuk di Ragunan ini cukup sangat bagus kualitasnya, fasilitasnya ya. Terutama untuk spot olahraganya, serta sambil belajar anak-anak saya, terutama untuk mengenal hewan-hewan di sini,” sahut Dana menimpali sang istri.

Puas menyapa sang kapibara yang tenang, keluarga kecil ini bergegas mengarahkan kemudi sepeda listrik mereka menuju kandang raksasa lainnya. Tujuan berikutnya adalah habitat Gajah Sumatra dan jerapah, yang ternyata sudah menjadi satwa kecintaan putri mereka sejak balita.

“Karena suka banget dari bayi itu, dari umur 1 tahun itu dia sudah suka banget gajah. Dan sekarang lagi viral kan kapibara, jadinya di sini mumpung ada kapibara, jadi kita langsung ke sini aja,” tutur Esta.


Pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Foto: Metro TV/Satrio Adi Putranto.

Selain faktor edukasi dan koleksi satwanya yang lengkap, daya pikat utama Ragunan yang tak lekang oleh waktu adalah ramahnya harga tiket masuk di dompet masyarakat. Terlebih, digitalisasi sistem pembayaran yang kini diterapkan pengelola kian mempermudah proses transaksi di pintu gerbang.

“Untuk harganya sendiri murah dan sudah bisa akses pakai QRIS juga, jadinya sudah aman banget,” ucap Esta.

Animo besar keluarga Dana dan Esta hanyalah satu dari ribuan cerita di Ragunan hari ini. Data pengelola mencatat, baru saja jarum jam menunjukkan pukul 08.45 WIB, sebanyak 9.219 pengunjung. Terdiri dari 7.341 dewasa dan 1.878 anak-anak.

Geliat liburan pun terasa kian semarak dengan hilir mudiknya 1.269 sepeda motor, 842 mobil, 25 bus, serta 208 sepeda engkol yang memenuhi kantong-kantong parkir. Tak ketinggalan, wahana khusus seperti Pusat Primata Schmutzer (PPS) dan Taman Satwa Anak (TSA) juga kebanjiran ratusan pengunjung seiring matahari yang bergerak meninggi menembus celah dedaunan Ragunan.

(Fachri Audhia Hafiez)