Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengevakuasi jenazah anggota KKB Kodap XVI Yahukimo di Dekai. ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz
Empat Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo
Silvana Febiari • 2 September 2026 22:56
Jayapura: Empat anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas dalam kontak tembak dengan tim gabungan di Dekai, Ibu Kota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kontak tembak antara tim gabungan dari Satgas ODC dan Polres Yahukimo dengan KKB yang merupakan pasukan Batalyon Eden Sawi itu terjadi di sekitar kantor KPU lama di Dekai, Selasa, 1 September 2026.
"Awalnya tim gabungan hendak melakukan penangkapan terhadap anggota KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi pimpinan Wadanyon Habis Nare di kawasan kantor KPU lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, namun kelompok tersebut melakukan penembakan sehingga terjadi baku tembak," kata Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, dilansir dari Antara, Rabu, 2 September 2026.
Saat memasuki kawasan tersebut, personel gabungan mendapat gangguan tembakan dari KKB. Kemudian, dibalas personel gabungan dengan memberikan tembakan peringatan ke udara.
Peringatan tersebut diabaikan pasukan Batalyon Eden Sawi hingga terjadi baku tembak. Sejumlah orang melarikan diri ke arah hutan sambil membawa senjata api dan menembaki personel gabungan.
Setelah situasi relatif aman, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan empat jenazah anggota KKB.

Ilustrasi KKB. Foto: Istimewa.
Selain itu, enam orang yang berada di lokasi kejadian turut diamankan. Petugas juga menyita barang bukti berupa satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, dan tiga unit telepon seluler.
"Dari empat anggota KKB yang tewas, tiga orang di antaranya telah teridentifikasi, yakni EH alias E, YK alias LY, dan M," ungkap Yusuf.
Enam orang yang diamankan kini berada di Polres Yahukimo, Dekai, untuk menjalani pemeriksaan. Polisi mendalami identitas, aktivitas, peran, dan kemungkinan keterkaitan mereka dengan kelompok bersenjata.
"Enam orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan," ujarnya.