Rute Penerbangan Terdampak Penutupan Bandara Soetta, Cek Daftarnya

Ilustrasi bandara. Foto: Unsplash.com/Bao Menglong.

Rute Penerbangan Terdampak Penutupan Bandara Soetta, Cek Daftarnya

Fachri Audhia Hafiez • 6 September 2026 08:10

Jakarta: Erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu penutupan sementara Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) berdampak signifikan pada sejumlah rute penerbangan domestik maupun internasional. Penutupan sementara diberlakukan hingga Minggu, 6 September 2026. pukul 09.30 WIB.

"Sejumlah rute penerbangan terdampak," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 6 September 2026.
 


Penerbangan rute Makassar (UPG) dan Singapura (SIN) menjadi jalur dengan jumlah pergerakan pesawat paling terdampak akibat penutupan sementara operasional bandara. Makassar (UPG) dengan total 16 pergerakan pesawat dan Singapura (SIN) dengan total 11 pergerakan pesawat.

Lukman menjelaskan, pada penerbangan internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali. Rute penerbangan internasional yang terkena dampak meliputi destinasi menuju dan dari Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), hingga Kuala Lumpur (KUL).

Sementara pada sektor penerbangan domestik, tercatat ada 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan. Rute domestik yang mengalami kendala operasional tersebut mencakup rute dari dan ke Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS), serta Surabaya (SUB).


Ilustrasi bandara. Foto: Dok. Medcom.id.

Perpanjangan penutupan operasional hingga pukul 09.30 WIB berdasarkan NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26 ini diambil setelah hasil paper test di Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta kembali menunjukkan indikasi positif sebaran abu vulkanik di area bandara. Secara keseluruhan, terdapat 209 pergerakan penerbangan dan 22.798 penumpang yang terdampak.

Adapun pihak pengelola memastikan 170 pesawat yang tengah terparkir (Remain Over Night) di area apron Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, hingga Kargo berada dalam kondisi aman.

Ditjen Perhubungan Udara mengimbau seluruh calon penumpang untuk memantau pembaruan status penerbangan secara berkala melalui pihak maskapai dan tidak terburu-buru datang ke bandara sebelum jadwal penerbangan dipastikan kembali normal.

(Fachri Audhia Hafiez)