Foto kereta karya Avatar, railfans asal Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Pribadi.
Fenomena Remaja Ketagihan Berburu Foto Kereta
Metro TV • 23 September 2026 22:44
Jakarta: Berburu foto kereta bukan lagi hal asing di kalangan anak remaja. Kelompok muda mudi ini kerap terlihat di sepanjang lintasan hingga area stasiun demi mengabadikan momen si roda besi melintas.
Media sosial (medsos) menjadi salah satu penyebab menjamurnya pecinta kereta atau railfans. Salah satu yang mengenal dunia perkeretaapian lewat platform digital ini adalah Avatar, remaja 14 tahun asal Bogor, Jawa Barat.
“Awalnya tahu di TikTok, terus makin lama melihatnya kok keren. Ternyata banyak yang suka (kereta) juga di medsos, jadi ikutan aja,” kata Avatar kepada Metrotvnews.com, Rabu, 23 September 2026.
“Seminggu dua kali, tergantung libur sekolah juga. Biasanya di (Stasiun) Jatinegara, Bogor, macam-macam,” ujar Avatar.
Bagi Avatar, tidak sulit menemukan jadwal hingga kereta jenis apa yang bakal melintas di lintasan tertentu. Sebab, dirinya tergabung dalam komunitas railfans yang rutin membagikan informasi terkait perkeretaapian.
Hobi Membawa Cuan
Tak sekadar menjadi bagian dari railfans, Avatar juga mengenal dengan sejumlah masinis. Kedekatan itu memberinya keuntungan tersendiri saat berburu foto. Ia bisa memberi kode agar masinis menyalakan lampu strobo atau sorot utama sebagai momen langka yang siap diabadikan.Bagi railfans sepertinya, momen langka kereta seperti itu yang paling ditunggu untuk diabadikan. Tak jarang hal itu mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi Avatar.
Foto-foto hasil jepretannya dijual mulai dari Rp2.000 hingga puluhan ribu rupiah kepada sesama penggemar. Hasilnya tak bisa dipandang sebelah mata, dalam sebulan dia bisa meraup hingga Rp1 juta.
“Awalnya sih iseng siapa tau ada yang mau beli. Eh ternyata banyak. Sekarang sebulan sih bisa sampai satu juta (rupiah),” kata Avatar.
Dari hasil penjualan foto tersebut, Avatar kini mampu membeli kamera profesional untuk menunjang hobinya. Totalitas ini ia jalani murni karena kecintaannya terhadap dunia perkeretaapian.

Avatar, railfans asal Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Pribadi.
Berburu Momen Tetap Wajib Jaga Keselamatan
Di sisi lain, maraknya fenomena memotret kereta ini memunculkan sorotan terkait faktor keselamatan. Ketua Komunitas Indonesian Railfans Deo Sasongko mengingatkan bahaya kecelakaan yang mengintai jika kegiatan ini dilakukan tanpa kehati-hatian.“Mereka itu kadang hunting kurang memperhatikan safety, sampai pernah juga ada korban jiwa kan. Kalau sampai ada insiden itu yang rugikan bukan cuman korbannya saja. Tapi tergugat juga di lapangan selain keretanya terlambat ya, kasihan trauma kan terutama untuk masinis dan asisten,” kata Deo kepada Metrotvnews.com, Selasa, 22 September 2026.
Deo berpesan kepada para railfans agar selalu menempatkan keselamatan di atas segalanya. Keinginan mengabadikan momen istimewa tidak boleh sampai mengabaikan aspek keamanan di lapangan.
“Lebih baik kehilangan momen dibandingkan kehilangan nyawa kalau momen hilang, lain kali bisa dicari lagi. Tapi kalau nyawa tidak,” ucap Deo.
(Afifah Alfina)