Tim SAR gabungan mengevakuasi dua jasad yang baru ditemukan untuk dinaikkan ke Helikopter HR 3601 pada operasi SAR hari kesembilan kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Senin (21/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas
Alasan Pencarian Korban Kapal Virgo Transport 8 Diperpanjang 7 Hari
Siti Yona Hukmana • 21 September 2026 13:25
Jakarta: Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari. Tambahan waktu diperlukan, karena proses pencarian dan penanganan masih membutuhkan sejumlah tahapan.
"Pertimbangannya, karena mungkin kita membutuhkan waktu yang lama terkait beberapa hal,” kata Direktur Operasi Basarnas sekaligus Search and Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo dilansir Antara, Senin, 21 September 2026.

KN SAR Kamajaya berangkat membawa 89 personel untuk melaksanakan operasi SAR hari kedelapan pada Minggu (20/9) setelah rapat evaluasi operasi hari ketujuh kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (19/9/2026) malam. ANTARA/Tumpal Andani Aritonang
Selain koordinasi lintas sektor, dua tim dari pihak terkait yang dikoordinasikan oleh pemilik kapal tiba untuk mendukung proses penanganan. Kehadiran tim tersebut berkaitan dengan upaya pendalaman terhadap kondisi kapal dan sejumlah aspek teknis yang masih dalam proses pemeriksaan.
Yudhi mengatakan proses pendalaman tersebut membutuhkan waktu dan belum dapat ditentukan secara pasti berapa lama pelaksanaannya. Tim ahli masih melakukan pembahasan untuk menentukan langkah yang diperlukan.
“Kami tidak bisa menentukan kapan, yang jelas sedang dibahas oleh tim ahli,” ujar Yudhi.
Dengan adanya perpanjangan masa operasi, Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan kembali menyusun langkah pencarian berdasarkan hasil evaluasi dan perkembangan terbaru di lapangan. Perpanjangan tujuh hari tersebut diharapkan dapat memberikan ruang waktu yang cukup bagi tim untuk mengoptimalkan pencarian korban sekaligus mendukung proses penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8.