Dolar AS. Foto: Magnific.
Nabung Dolar di Mana? Ini 4 Aplikasi untuk Simpan USD Secara Digital
Duta Erlangga • 25 September 2026 19:26
Jakarta: Nabung dolar menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menyimpan sebagian dana dalam mata uang asing. Selain untuk kebutuhan perjalanan dan transaksi internasional, kepemilikan USD juga dapat menjadi bagian dari diversifikasi aset.
Salah satu platform yang dapat menjadi pilihan adalah Pintu. Platform ini menyediakan layanan perdagangan aset kripto, termasuk nilai dolar seperti USDT. Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan emas crypto, tokenisasi saham, hingga perak ETF tertokenisasi.
Jika kamu tertarik untuk memiliki saham Amerika tentunya membutuhkan dolar, namun sebelum membelinya kamu harus mempelajari fundamentalnya seperti apa itu Meta misalnya, merujuk pada Meta Platforms, perusahaan teknologi yang menaungi sejumlah layanan digital.
Namun jika kamu membeli saham Meta tertokenisasi maka kamu tidak lagi membutuhkan Dolar, karena kamu bisa membelinya langsung dengan menggunakan Rupiah. Hal inilah yang menjadi salah satu keunggulan Pintu.
Nabung Dolar di Mana?
Pertanyaan mengenai nabung dolar dimana semakin relevan karena masyarakat kini tidak harus selalu datang ke bank atau money changer untuk memperoleh mata uang asing. Sejumlah aplikasi memungkinkan pengguna membeli, menyimpan, dan mengelola USD secara digital.Namun, setiap aplikasi memiliki fungsi yang berbeda. Ada aplikasi yang menyediakan rekening valas sehingga pengguna benar-benar menyimpan mata uang USD, sedangkan platform aset kripto menyediakan aset digital seperti USDT.
Selain itu, perhatikan legalitas dan status penyedia layanan. Untuk produk perbankan, pilih layanan dari bank yang beroperasi secara resmi. Sementara itu, untuk aset kripto, masyarakat dapat memeriksa daftar penyelenggara yang diterbitkan OJK.
Berikut beberapa aplikasi dan layanan yang dapat menjadi pilihan untuk menabung atau mengelola dana dalam bentuk dolar, diantaranya adalah:
1. Jenius
Salah satu pilihan bagi masyarakat yang ingin menabung USD melalui rekening mata uang asing. Fitur Mata Uang Asing di aplikasi Jenius menyediakan USD bersama sejumlah mata uang lainnya, sehingga pengguna dapat membeli dan menyimpan mata uang asing melalui satu aplikasi.Untuk mulai menabung USD, kamu dapat mengaktifkan fitur Mata Uang Asing melalui aplikasi. Setelah itu, pengguna dapat memilih USD, menentukan tujuan pengaktifan, kemudian melakukan setoran awal sesuai ketentuan.
Jenius mencantumkan minimum setoran awal USD10 untuk mengaktifkan rekening USD, sedangkan pembelian berikutnya dapat dilakukan mulai dari USD1.
Khusus saldo USD, Jenius juga mencantumkan bunga tabungan sebesar 2,25% per tahun yang berlaku mulai 19 Agustus 2025, tetapi tingkat bunga dapat berubah sesuai kebijakan bank.
2. Pintu
Berbeda dari Jenius yang menyediakan rekening USD, Pintu adalah platform kripto sehingga pengguna dapat membeli aset digital seperti USDT sesuai aset dan fitur yang tersedia. USDT merupakan stablecoin yang dirancang untuk memiliki nilai yang mendekati dolar AS.Karena itu, sebagian pengguna memanfaatkannya sebagai aset digital yang memiliki denominasi dolar. Pintu dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang memang membutuhkan aset digital untuk aktivitas dalam ekosistem kripto.
Kamu bisa melakukan transaksi melalui aplikasi setelah menyelesaikan proses pendaftaran dan verifikasi. Namun, sebelum membeli, pengguna perlu memeriksa harga aset, biaya transaksi, mekanisme penyimpanan, serta ketentuan penarikan.
Dari sisi regulasi, Pintu tercantum sebagai PT Pintu Kemana Saja dan telah terdaftar OJK. Sehingga aplikasi ini menjadi platform yang terpercaya.
Daftar tersebut menjadi salah satu rujukan masyarakat untuk memeriksa status legalitas penyedia layanan aset digital di Indonesia.
3. digibank by DBS
Menyediakan Rekening Valas yang memungkinkan nasabah menyimpan dana dalam berbagai mata uang asing melalui aplikasi. Saat ini, layanan tersebut mencakup USD dan sejumlah mata uang lainnya. Nasabah dapat membuka rekening valas secara digital tanpa harus datang ke kantor cabang. Untuk USD, digibank menyediakan rekening valas yang dapat digunakan untuk menabung dan mengelola dana dalam mata uang tersebut.
Selain itu, bank juga menyediakan deposito valas yang dapat diakses melalui aplikasi, sehingga pengguna memiliki pilihan selain sekadar menyimpan saldo USD. Namun, pengguna perlu memperhatikan batas transaksi valuta asing yang berlaku.
Mulai 1 Juli 2026, digibank mencantumkan batas pembelian valuta asing terhadap rupiah tanpa dokumen pendukung sebesar maksimal ekuivalen USD10.000 per bulan per nasabah. Transaksi di atas ketentuan tersebut memerlukan dokumen pendukung sesuai aturan yang berlaku.
4. BCA Dolar
Menjadi pilihan lain bagi masyarakat yang ingin menyimpan dana dalam mata uang USD melalui rekening bank. Produk ini tersedia dalam mata uang USD dan SGD, serta dapat diakses melalui kanal digital seperti myBCA dan BCA mobile untuk berbagai kebutuhan transaksi.Untuk membuka BCA Dolar, nasabah perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan bank. BCA mencantumkan minimum setoran awal sebesar USD100 untuk rekening USD. Selain itu, produk ini mengenakan biaya administrasi bulanan sebesar USD1 untuk rekening USD.
Nasabah juga dapat menggunakan saldo BCA Dolar untuk berbagai transaksi sesuai fasilitas yang tersedia. Dengan fasilitas tersebut, BCA Dolar dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang lebih membutuhkan rekening USD daripada aset digital.
Namun, calon nasabah tetap perlu membandingkan biaya, kurs, minimum setoran, serta fasilitas transaksi sebelum memilih.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa nabung dolar dimana kini tidak lagi terbatas pada money changer karena masyarakat dapat menggunakan aplikasi perbankan maupun platform aset digital.
Jenius, Pintu, digibank by DBS, dan BCA Dolar menawarkan karakteristik yang berbeda, sehingga pengguna perlu memilih berdasarkan bentuk aset, kebutuhan transaksi, biaya, serta jangka waktu penyimpanan.
Dengan memahami perbedaan tersebut, masyarakat dapat menentukan layanan yang sesuai dengan tujuan keuangannya