Museum Nasional Indonesia (MNI). Foto: dok MI
Harga Tiket Masuk Museum Nasional Naik Drastis, Pegiat Pendidikan Mengeluh
Arga Sumantri • 2 January 2026 17:47
Jakarta: Harga tiket masuk wisata pengetahuan ke Museum Nasional Indonesia (MNI) mengalami kenaikan hingga dua kali lipat mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini dikeluhkan lantaran dinilai semakin membebani masyarakat untuk belajar sejarah ke museum.
Pegiat pendidikan dari Sanggar Askala Edukasi, Nurfahmi Budi menilai seharusnya akses masyarakat mencari pengetahuan dan belajar secara baik lebih dipermudah.
"Namun kebijakan pengelola MNI yang menaikkan harga tiket masuk sampai dua kali lipat tanpa pertimbangan matang justru memberatkan warga negara untuk belajar. Ingin jadi cerdas saja butuh biaya mahal," ujar Nurfahmi melalui keterangan tertulis, Jumat, 2 Januari 2026.
Pendiri Sanggar Askala Edukasi ini mengungkapkan masyarakat perlu mengetahui alasan kuat harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia naik hingga 100 persen, jangan sekadar berdalih peningkatan mutu layanan.
Nurfahmi menilai MNI merupakan milik pemerintah sehingga tidak boleh bertindak seolah seperti swasta yang mengejar keuntungan besar.
"Sudah pasti ada ketersediaan anggarannya dari negara karena MNI punya pemerintah. Jadi alasan perbaikan layanan bisa dialokasikan dari anggaran negara. Dengan begitu masyarakat tidak harus mahal untuk berkunjung belajar ke museum," ucap Nurfahmi.
Nurfahmi mengatakan harga tiket masuk ke museum yang murah saja belum bisa meningkatkan minat publik untuk wisata edukasi. Apalagi, kini pengelola MNI menaikkan harga tiket masuk sampai dua kali lipat.
Harga tiket Museum Nasional Indonesia terbaru
Pengelola memutuskan ada kenaikan harga tiket masuk museum per 1 Januari 2026. Berikut ini rinciannya:Warga Negara Indonesia (WNI)
- Anak (0-3 tahun) Gratis
- Pelajar (PAUD hingga SMA) Rp30 Ribu (sebelumnya gratis)
- Dewasa Rp50 ribu (sebelumnya Rp25 ribu)
- Pelajar: Rp24 ribu (PAUD hingga SMA)
- Dewasa: Rp40 ribu
Warga pemegang KITAS Rp50 ribu