Proses pengankutan sampah di TPS Gunung Batu Timur, Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis, 13 November 2025 malam. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan.
Sampah di Kota Bandung Diprediksi Tembus 1.800 Ton di Malam Tahun Baru
Roni Kurniawan • 29 December 2025 13:38
Bandung: Pemerintah Kota Bandung mengantisipasi lonjakan signifikan volume sampah selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, terutama pada puncak perayaan malam Tahun Baru. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memprediksi sampah harian dapat mencapai 1.800 ton per hari, jauh di atas volume normal.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menjelaskan bahwa peningkatan ini merupakan tren tahunan seiring dengan mobilitas warga dan membanjirnya wisatawan. “Detail sampah di Nataru, terutama di Tahun Baru, nanti diperkirakan akan ada kenaikan. Paling tinggi volumenya bisa mencapai 1.800 ton per hari,” ujar Darto di Bandung, Senin, 29 Desember 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Darto memastikan seluruh sistem pengelolaan dan pengangkutan sampah telah disiapkan agar berjalan optimal. Kapasitas pengangkutan dan pengolahan juga ditingkatkan.
“Pengangkutan aman, kemudian pengolahan juga naik. Saat ini kita sudah mampu mengolah sekitar 325 ton sampah per hari,” jelas Darto.
Selain penguatan armada dan tenaga kebersihan, DLH Kota Bandung memfokuskan pengawasan pada sejumlah ruas jalan yang diprediksi menjadi pusat keramaian. Terdapat 17 ruas jalan prioritas yang meliputi kawasan utara seperti Jalan Setiabudi, Sukajadi, Dago, dan Pasteur beserta jalan penghubungnya.
Pengawasan juga dikonsentrasikan di pusat kota, mencakup Jalan RE Martadinata, Merdeka, serta kawasan Braga, Asia Afrika, Suniaraja, hingga sekitar Stasiun Bandung. “Itu ruas-ruas jalan yang kita perhatikan betul karena biasanya menjadi tempat berkumpulnya wisatawan,” sahut Darto.

Proses pengankutan sampah di TPS Gunung Batu Timur, Kota Bandung, Jawa Barat pada Kamis, 13 November 2025 malam. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan.
Menghadapi tantangan ini, Darto mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk berperan aktif menjaga kebersihan kota. Imbauan utama adalah membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi penggunaan barang sekali pakai selama beraktivitas.
“Tentu kami berharap kolaborasi antara petugas kebersihan dan kesadaran masyarakat dapat menjaga kenyamanan dan kebersihan kota selama momen Nataru,” tandas Darto.