Ilustrasi: Kondisi salah satu sekolah di Kecamatan Mentaya Hulu yang terkepung banjir, Minggu (17/5/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
BNPB Pantau Banjir Rob di Kotawaringin Timur, Antisipasi Susulan
Lukman Diah Sari • 22 May 2026 14:14
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan pemantauan terus dilakukan terhadap wilayah terdampak banjir rob di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pasang air laut susulan.
"Fenomena banjir rob terjadi akibat peningkatan muka air laut di muara Sungai Mentaya yang meluap ke kawasan permukiman warga," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Kamis, 22 Juni 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
"Wilayah yang mengalami dampak banjir meliputi Kelurahan Samuda Kota di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Desa Mentawa Baru Hulu di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang," jelas dia.

Banjir yang melanda di beberapa wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (21/5) sumber foto BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur
Abdul mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen. Tim tersebut juga melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat dalam mendukung langkah penanganan di lapangan.
BNPB melaporkan hingga Jumat siang, 22 Mei 2026, kondisi genangan di wilayah terdampak saat ini mulai berangsur surut seiring menurunnya tinggi muka air. Meski kondisi berangsur membaik, BNPB menegaskan pemantauan tetap dilakukan secara berkala guna memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi perubahan kondisi akibat dinamika pasang air laut.