PM Malaysia Perintahkan Penyelidikan Terhadap Unit Dana Kekayaan Negara

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: The Star

PM Malaysia Perintahkan Penyelidikan Terhadap Unit Dana Kekayaan Negara

Fajar Nugraha • 21 August 2026 06:34

Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Kamis 20 Agustus 2026 memerintahkan penyelidikan terhadap anak perusahaan dana kekayaan negara Khazanah Nasional.

Perintah penyelidikan dilakukan setelah dewan direksinya menemukan adanya ketidakberesan tata kelola yang terkait dengan transaksi masa lalu.

“Keputusan untuk menyelidiki Xeraya Capital -,perusahaan yang mengelola investasi Khazanah di bidang ilmu hayati (life sciences),- diambil dalam rapat Dewan Khazanah pada Kamis,” ujar Anwar dalam siaran langsung di Facebook, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat 21 Agustus 2026.

Anwar, yang juga menjabat sebagai ketua Khazanah mengatakan bahwa dewan telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap potensi pelanggaran tata kelola, termasuk masalah yang bermula dari transaksi-transaksi terdahulu.

Kantor berita nasional Bernama melaporkan bahwa Khazanah mengangkat isu-isu lama terkait Xeraya yang memerlukan penyelesaian dalam rapat dewan ketiga dana tersebut pada 2026.

Dewan Xeraya pada Juli menemukan ketidakberesan dalam dokumentasi terkait transaksi masa lalu yang memerlukan peninjauan lebih lanjut, demikian dilaporkan Bernama.

"Setelah Dewan mengetahui hal tersebut, saya menginstruksikan manajemen Khazanah untuk memulai penyelidikan forensik dengan standar tata kelola dan prosedur yang tepat tertinggi, serta melibatkan pihak berwenang eksternal jika diperlukan," kata Anwar sebagaimana dikutip oleh Bernama.

Khazanah, yang dimiliki oleh Kementerian Keuangan Malaysia, berinvestasi di berbagai sektor termasuk energi, layanan kesehatan, teknologi informasi, dan real estat.

(Fajar Nugraha)