Kerja Sama dengan Kampus Top Inggris, Prabowo Targetkan Ranking Universitas RI Naik

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Foto: YouTube Setkab.

Kerja Sama dengan Kampus Top Inggris, Prabowo Targetkan Ranking Universitas RI Naik

Ade Hapsari Lestarini • 22 January 2026 14:50

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto berharap ranking universitas di Indonesia bisa naik di level dunia. Hal ini sejalan dengan pertemuan Presiden Prabowo dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya.

"Jadi ada King's College, Oxford University, Imperial College, kemudian Edinburgh dan 20 lainnya. Intinya apa? Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dikutip dari laman YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 22 Januari 2026.

Teddy mengatakan, kerja sama pendidikan melalui kampus baru di Indonesia ini utamanya ada di bidang kedokteran, dan Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).


Presiden Prabowo Subianto akan membawakan pidato di WEF 2026 Davos terkait Prabowonomics. Foto: dok Setkab.
 

 

Skema kerja sama pendidikan dengan Inggris


Kerja sama tersebut mencakup berbagai skema, mulai dari peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Inggris, pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia, hingga pertukaran dosen.

Seskab Teddy juga menyebut pertemuan Presiden Prabowo dengan Menteri Pendidikan Inggris serta perwakilan Russell Group - kelompok universitas terbaik di Inggris - juga diharapkan dapat mendorong peningkatan peringkat universitas-universitas Indonesia di tingkat global.

"Harapannya dengan profesor-profesor kemarin dari top university di Inggris akan bisa kerja sama. Ada yang penambahan mahasiswa yang kuliah di sini. Kemudian juga ada pembuatan kampus baru, kampus dari mereka di Indonesia. Nanti ada pertukaran dosen, sehingga ada profesor dari universitas di Inggris yang akan mengajar di universitas Indonesia," jelas Teddy.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)