Seorang petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman, Kelurahan Grogol, Jakarta, Kamis (2/5/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
1.314 Kasus DBD Ditemukan di Jaksel hingga September 2026
Achmad Zulfikar Fazli • 12 October 2026 10:16
Jakarta: Ribuan kasus demam berdarah dengue (DBD) ditemukan di wilayah Jakarta Selatan hingga September 2026. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus dinilai perlu dilakukan untuk mencegah meluasnya penyakit DBD.
"Jumlah kasus DBD 2026 di Jakarta Selatan sampai September 2026 sebanyak 1.314 kasus dengan IR 56,55," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Fitria Ramdhita saat dihubungi, dilansir dari Antara, Senin, 12 Oktober 2026.
Fitria mengatakan PSN harus dilakukan secara rutin, serentak, dan berkelanjutan dalam penanganan DBD. Setidaknya satu kali dalam sepekan dengan melibatkan seluruh masyarakat.
Petugas juga melaksanakan surveilans epidemiologi dan entomologi untuk memantau perkembangan kasus, sekaligus mengetahui faktor risiko penularan berdasarkan kepadatan populasi nyamuk DBD. Masyarakat dapat memantau pelaporan melalui laman surveilans DKI Jakarta.

Ilustrasi nyamuk. Dok. Medcom
Fitria mengimbau masyarakat melakukan PSN melalui gerakan 3M Plus untuk mencegah penularan DBD. “Mari cegah DBD dengan PSN 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, Mendaur ulang, mencegah gigitan nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan,” kata Fitria.
Dia juga mengajak masyarakat menggalakkan gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik) untuk memantau keberadaan jentik nyamuk secara rutin.
Masyarakat diingatkan mengenali gejala DBD, memeriksa kesehatan bila mengalami gejala penyakit tersebut, serta menjaga lingkungan tetap bebas dari jentik nyamuk.