Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau Kali Kebon Melati, Senin 28 September 2026. Foto: Metro TV/?Nattasya Amani
Pramono Ungkap Hasil Pertemuan dengan Zohran Mamdani
Nattasya Amani Vrazeti • 28 September 2026 16:41
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Wali Kota New York Zohran Mamdani dalam lawatannya ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu. Pramono mengaku penanganan transportasi, bansos hingga obligasi menjadi sorotan utama dalam diskusi bilateral tersebut.
“Kami berdua berdiskusi tentang banyak hal, terutama hal yang berkaitan dengan transportasi, kemudian hal berkaitan dengan bansos, hal yang berkaitan dengan security, hal yang berkaitan dengan obligasi,” ujar Pramono usai melakukan peninjauan di Kali Kebon Melati, Jakarta Pusat, pada Senin 28 September 2026.
Baca Juga :
Cara Cek BPNT Cair Lewat HP Pakai NIK KTP
“New York relatif persoalannya itu hampir sama dengan Jakarta, sebagai kota yang sangat padat, multikultur, multietnik, semua orang datang ke tempat itu, sehingga dengan demikian problemnya menjadi complicated,” kata Pramono.
Adapun dalam kunjungannya ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu, Pramono mengatakan telah bertemu dengan Mamdani sebanyak dua kali.
“Yang pertama, memang saya bersyukur bertemu dengan Mamdani dua kali. Satu bilateral meeting, satu dalam forum yang lebih besar, sebenarnya tiga kali. Tetapi yang saya akhirnya sempat berbicara berdiskusi dengan Mamdani itu dua kali,” kata Pramono.

Wali Kota New York Zohran Mamdani. Foto: The New York Times
Pramono juga menceritakan Mamdani sempat menanyakan perihal pengelolaan transportasi di Jakarta yang harus melayani populasi kota sebanyak 11 juta jiwa, dengan angka aglomerasi atau kawasan metropolitan yang mencapai 42 juta jiwa berdasarkan data resmi PBB (UN). Menanggapi pertanyaan tersebut, Pramono menjelaskan transformasi cakupan layanan transportasi di Ibu Kota.
“Saya sampaikan bahwa kalau dulu yang diatur hanya Transjakarta, sekarang pengaturannya menjadi Transjabodetabek,” jelas Pramono.
Lebih lanjut, ia menyebutkan hal yang paling didalami oleh Wali Kota New York tersebut dalam diskusi ialah terkait dengan subsidinya. Pramono menjelaskan beban subsidi transportasi saat ini masih sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Bagi dia yang menjadi pertanyaan paling dalam adalah bagaimana dengan subsidinya? Ya sementara ini subsidi sepenuhnya menjadi beban tanggung jawab Pemerintah Jakarta,” ucap Pramono.
Meski demikian, Pramono menjelaskan integrasi moda transportasi terus dioptimalkan demi mewujudkan konektivitas yang semakin baik bagi mobilitas masyarakat.
“Kami yakin kalau ini penataannya menjadi lebih baik, sekarang ini kan orang juga merasakan bahwa fasilitas transportasi di Jakarta setelah MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, Microtrans, KRL, membuat Jakarta konektivitasnya menjadi semakin baik,” kata Pramono.