Tingkatkan Layanan, KAI Geber Inovasi Digital hingga Warteg di Kereta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan sejumlah inovasi pelayanan digital hingga kuliner demi memperkuat pengalaman pelanggan melalui slogan #ayonaikkereta. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Tingkatkan Layanan, KAI Geber Inovasi Digital hingga Warteg di Kereta

Fachri Audhia Hafiez • 28 October 2026 22:56

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan sejumlah inovasi pelayanan digital hingga kuliner demi memperkuat pengalaman pelanggan melalui slogan #ayonaikkereta. Pendekatan baru ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan.

“Jadi bukan hanya soal perjalanan saja, tetapi di mana pada saat kita menggunakan transportasi kereta ini adanya lifestyle-nya juga dapat, nongkrongnya juga dapat, moment of journey experience,” ujar Direktur Komersial KAI, Dendy Kurniawan, di kawasan Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026.
 


Pertama, KAI mengintegrasikan teknologi asisten pintar berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) ke dalam layanan informasi. Hal ini guna mempermudah aksesibilitas masyarakat.

“Dengan adanya chatbot melainkan berbagai informasi bisa didapatkan oleh penumpang dan calon penumpangnya. Lebih memudahkan melakukan booking tiketnya itu sendiri, mau melakukan perubahan jadwal dan lain sebagainya, tetap tidak ada kesulitan,” terang Dendy.

Selain digitalisasi, pengalaman kuliner Nusantara dihadirkan lewat program Warteg on Train yang menyajikan makanan khas daerah sesuai rute perjalanan kereta.

“Warteg on train ini tidak akan monoton bentuknya sama semua, tentu yang akan kita sesuaikan dengan relasinya, relasi itu adalah tujuan dari perjalanan kereta api itu sendiri. Dan kuliner-kulinernya nanti akan disesuaikan dengan daerah-daerah yang memang dilalui oleh perjalanan KAI itu sendiri,” jelas Dendy.


Direktur Komersial KAI, Dendy Kurniawan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

Guna merespons kebutuhan privasi penumpang mandiri (solo traveler), KAI juga menghadirkan skema pemesanan kursi khusus. Penumpang kini dapat mengosongkan kursi di sebelahnya dengan membayar tarif tambahan setengah dari harga tiket normal.

“Kita berikan fasilitas atau fitur yang bisa diakses oleh pengguna dan penumpang kita, bentuknya dia bisa beli tempat duduk di sebelahnya di harga yang 50%. Sebelahnya yang kosong,” kata Dendy.

KAI juga mempermudah pemesanan perjalanan rombongan dalam jumlah banyak melalui pengembangan fitur khusus pada aplikasi Access KAI. “Kita akan berikan di Accees KAI kita fitur itu, sehingga orang bisa melakukan booking terhadap satu kereta sendirian untuk dia dan grupnya,” tutur Dendy.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)