Tanah Sekitar Jalur Kereta Api di Jember Terkikis Akibat Hujan Deras

Gogosan akibat luapan air di KM 10+0/1 Petak Jalan Ledokombo (LDO) - Sempolan (SPL), Kabupaten Jember, Senin, 2 November 2026. ANTARA/HO-Humas KAI Daop Jember

Tanah Sekitar Jalur Kereta Api di Jember Terkikis Akibat Hujan Deras

Silvana Febiari • 2 November 2026 12:24

Jember: Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyebabkan tanah di sekitar jalur rel kereta api mengalami pengikisan atau gogos. Kondisi tersebut terjadi di KM 10+0/1, tepatnya pada petak jalan perbatasan Ledokombo-Sempolan.

"Kondisi tersebut diketahui oleh petugas di lapangan sekitar pukul 06.00 WIB dan sebagai langkah antisipasi, petugas segera melakukan penanganan darurat dengan memberikan Semboyan 3 sebagai tanda kondisi bahaya, guna memastikan keselamatan penumpang serta perjalanan kereta api yang melintasi wilayah terdampak," kata Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro di Jember, dilansir dari Antara, Senin, 2 November 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember bergerak cepat menangani gogosan tanah. Kondisi tersebut dipicu oleh luapan air yang mengakibatkan tergerusnya tanah di sekitar jalur kereta api, sehingga keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat pada prasarana perkeretaapian.


"Kami segera merespon laporan petugas di lapangan dengan melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Penerapan prosedur keselamatan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya sekaligus memastikan kondisi jalur mendapatkan penanganan yang diperlukan sebelum dapat dilalui kembali," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, tim teknis KAI Daop 9 Jember melakukan perbaikan dengan membersihkan material yang mengganggu jalur rel dan memperkuat tebing. Petugas juga menimbun ballast baru serta memasang tanggul penahan untuk mencegah gerusan tanah dan menjaga kestabilan jalur.

"Seluruh proses penanganan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan ketelitian dalam memastikan kondisi prasarana. Pemantauan secara intensif juga dilakukan untuk mengevaluasi kondisi jalur serta perkembangan penanganan di lapangan," jelasnya.


Gogosan akibat luapan air di KM 10+0/1 Petak Jalan Ledokombo (LDO) - Sempolan (SPL), Kabupaten Jember, Senin, 2 November 2026. ANTARA/HO-Humas KAI Daop Jember


Pihaknya terus mengupayakan pemulihan kondisi jalur dengan tetap mengacu pada standar keselamatan yang berlaku. Jalur yang terdampak akan dapat dilalui kembali setelah rangkaian pemeriksaan dan evaluasi teknis memastikan kondisi prasarana aman untuk operasional kereta api.

“Kami mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh perjalanan kereta api, sehingga penanganan dan pemantauan dilakukan secara menyeluruh agar kondisi jalur benar-benar memenuhi persyaratan keselamatan sebelum operasional kembali dilakukan," ujarnya.

KAI Daop 9 Jember menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kejadian tersebut. Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan upaya perbaikan dan penanganan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, serta keandalan perjalanan kereta api.

"Kami berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api melalui respon cepat, penanganan prasarana secara terukur, serta pemantauan berkelanjutan terhadap kondisi jalur. Dukungan dan koordinasi berbagai pihak diperlukan untuk menjaga keselamatan serta kelancaran operasional kereta api," ungkapnya.

(Silvana Febiari)