Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar/Medcom.id/Instagram.
Anies-Cak Imin Komitmen Jaga Peralihan Kekuasaan
Fachri Audhia Hafiez • 22 April 2024 22:09
Jakarta: Pasangan capres dan cawapres Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berkomitmen menjaga peralihan kekuasaan secara damai. Komitmen dilakukan meski proses kontestasi politik dinilai penuh polemik.
"Dengan segala catatan tentang problematiknya, proses Pilpres 2024 kali ini kami berkomitmen untuk menjaga prinsip peacefull transition of power itu," kata Anies melalui rekaman video, Senin malam, 22 April 2024.
Anies mengatakan perpindahan kewenangan berjalan dengan damai dari presiden petahana yang segera berakhir masa jabatannya kepada presiden terpilih merupakan bagian dari prinsip demokrasi. Anies dan Cak Imin memilih untuk menjadi bagian yang terus menjaga dan membangun mutu demokrasi di Indonesia.
| Baca: Bertemu Surya Paloh, Anies Mengaku Bersilaturahmi |
"Oleh karena itu pada hari ini kami menyatakan bahwa bagi kami, proses Pilpres 2024 telah terlewati seluruh fasenya," ucap Anies.
Majelis hakim MK menjatuhkan putusan menolak seluruh permohonan gugatan PHPU atau sengketa terkait Pilpres 2024 yang diajukan kubu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Perkara PHPU yang diajukan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD juga kandas.
"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK Suhartoyo saat persidangan.
Tiga hakim konstitusi menyatakan dissenting opinion terhadap kedua putusan tersebut. Yakni, Enny Nurbaningsih, Arief Hidayat, serta Wakil Ketua MK Saldi Isra.