Rangkap Menko dan Menteri ESDM, Bahlil Fokus Percepat Hilirisasi

Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan Bahlil Lahadalia sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM di Istana Negara. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Rangkap Menko dan Menteri ESDM, Bahlil Fokus Percepat Hilirisasi

Husen Miftahudin • 1 October 2026 16:30

Jakarta: Bahlil Lahadalia resmi mengemban dua jabatan sekaligus sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
 
Bahlil mengatakan penugasan tersebut merupakan amanah dan tanggung jawab negara yang akan dijalankan dengan mengacu pada tugas masing-masing jabatan.
 
"Saya dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap sebagai Menteri ESDM," kata Bahlil usai Pelantikan dan Pengucapan Sumpah Pejabat Negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026
 
"Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang harus saya emban, dan saya akan melaksanakan tugas dengan baik, baik sebagai Menteri ESDM maupun Menko Hilirisasi dan Transisi Energi," tegas dia menambahkan.
 

 

Percepat hilirisasi dan transisi energi

 
Bahlil mengatakan hilirisasi dan transisi energi menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, pembentukan kementerian koordinator tersebut diharapkan dapat memperkuat konsolidasi untuk mempercepat pelaksanaan agenda tersebut.
 
"Kita tahu bahwa Bapak Presiden mempunyai program yang salah satu di antaranya adalah Asta Cita, yakni tentang hilirisasi dan transisi energi. Ini harus mampu kita konsolidasikan lewat Kemenko untuk bagaimana bisa melakukan percepatan eksekusi ke depan," kata Bahlil.
 
Bahlil menekankan, fungsi koordinasi diperlukan untuk memastikan agenda hilirisasi dan transisi energi dapat berjalan secara terpadu. Ia menyebut sektor energi dan sumber daya mineral memiliki keterkaitan erat dengan agenda hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.


Kementerian ESDM: Stok Energi Aman, Tapi Bukan Berarti Habis dalam 3-4 Minggu!

(Ilustrasi Gedung Kementerian ESDM. Foto: dok Kementerian ESDM)

 

Kantor Kemenko di ESDM

 
Terkait lokasi kantor Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengatakan untuk sementara aktivitas kementerian koordinator tersebut akan tetap dilakukan di kantor Kementerian ESDM.
 
"Kantornya akan tetap di ESDM sambil kita melihat perkembangan, karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi. Dari total investasi 100 persen, 90 persennya itu ada di sektor ESDM," ujar Bahlil.
 
Dengan penugasan rangkap tersebut, Bahlil akan menjalankan fungsi sebagai menteri teknis di Kementerian ESDM sekaligus mengoordinasikan kebijakan hilirisasi dan transisi energi melalui kementerian koordinator yang baru.

(Husen Miftahudin)