Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Kemenkes Pastikan Penyakit Pes dari Rusia Belum Masuk Indonesia
Metro TV • 11 October 2026 15:41
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan penyakit pes belum ditemukan di Indonesia. Penyakit ini diduga menyebabkan kematian seorang peneliti Rusia.
“Mendapatkan laporan dari Plt Dirjen P2P (Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) di Indonesia belum ditemukan pes ini,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Minggu, 10 Oktober 2026.
Dante mengatakan Kemenkes terus mengawasi dan memantau berbagai potensi risiko kesehatan global. Kemenkes juga melakukan langkah preventif dengan mengedukasi penanganan ketika timbul gejala penyakit pes.
“Kita tetap terus melakukan surveillance terhadap gejala-gejala yang timbul. Kita terus memberikan panduan dan peringatan terhadap gejala yang timbul, tapi ternyata belum ditemukan adanya gejala penyakit pes tersebut di Indonesia,” jelas Dante.
Pada Jumat, 2 Oktober 2026, dilaporkan kematian seorang perempuan yang bekerja di laboratorium penelitian penyakit pes. Perempuan tersebut diduga meninggal karena pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui.Sebelum meninggal dunia, perempuan itu memecahkan tabung reaksi berisi patogen penyebab pes.

Ilustrasi virus. Dok. Freepik
Pemantauan medis dilakukan terhadap 200 orang yang kontak langsung dengan perempuan tersebut. Otoritas Rusia melaporkan kepada World Health Organization (WHO), tidak ditemukan masalah kesehatan dari 200 orang yang diperiksa.
“WHO belum mengidentifikasi bukti penularan berkelanjutan yang terkait dengan kejadian ini. Namun, keyakinan terhadap penilaian tersebut tetap terbatas karena tidak adanya diagnosis etiologis yang terkonfirmasi, dan ketidakpastian yang ada mengenai sumber dan cara penularan,” tulis situs resmi WHO, Minggu, 11 Oktober 2026.
(Afifah Alfina)