Tim 20 Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (TEP ITS) memfasilitasi pembentukan dan penguatan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Istimewa
Tim Ekspedisi Patriot ITS Bantu Nelayan Manokwari Selatan Akses Program KNMP
Whisnu Mardiansyah • 14 October 2026 20:34
Manokwari Selatan: Tim 20 Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (TEP ITS) memfasilitasi pembentukan dan penguatan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Kelembagaan tersebut menjadi salah satu persyaratan untuk menghubungkan kelompok nelayan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Manokwari Selatan, Dessy Nurhayati, mengapresiasi pembentukan KUB nelayan yang difasilitasi TEP ITS. Ia menyampaikan apresiasi tersebut di Balai Kampung Margomulyo pada Selasa, 13 Oktober 2026.
"Mengucapkan terima kasih atas pembentukannya KUB nelayan oleh TEP ITS," ujar Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Manokwari Selatan, Dessy Nurhayati, Selasa, 13 Oktober 2026.
Fasilitasi kelembagaan ini ditujukan untuk membantu nelayan memenuhi persyaratan administratif dalam mengakses bantuan sarana perikanan.
Baca Juga :
Ganti Kapal Kayu yang Lapuk, Warga Segun Belajar Bikin Kapal Fiberglass dari Tim Ekspedisi Patriot
Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan selanjutnya mengusulkan kelompok binaan dari tiga kampung, yakni Margomulyo, Sidomulyo, dan Sindang Jaya, sebagai calon penerima bantuan melalui skema prioritas perikanan nasional.
"Kedepan sudah kami daftarkan sebagai calon penerima bantuan KNMP," papar Dessy kepada nelayan.
Pengusulan tersebut diharapkan membuka peluang bagi kelompok nelayan di wilayah pesisir Distrik Oransbari, Manokwari Selatan, untuk memperoleh dukungan sarana dan prasarana perikanan melalui program pemerintah. Namun, kelompok yang telah diusulkan masih berstatus calon penerima bantuan.

Antusiasme warga dari empat kampung di Distrik Segun saat memperhatikan proses pelapisan bahan pembuat lambung kapal di bawah tenda terpal. (Foto: Humas Kementerian Transmigrasi/Tim 8 Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya)
Dessy berharap pembentukan kelompok dan pengusulan ke program KNMP dapat memperkuat kerja sama antara nelayan dan pemerintah. Sinergi tersebut juga diharapkan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.
"Semoga kedepan bisa bersinergi dengan kampung nelayan merah putih dan meningkatkan perekonomian masyarakat," tutur Dessy.
Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 merupakan kolaborasi Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dengan sejumlah perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Sepuluh November. Program tersebut melibatkan tenaga ahli untuk mendukung optimalisasi potensi kawasan transmigrasi.