FIFA Tolak Gugatan Belgia Soal Penangguhan Hukuman Folarin Balogun

Piala Dunia. Foto: Dok FIFA.

Piala Dunia 2026

FIFA Tolak Gugatan Belgia Soal Penangguhan Hukuman Folarin Balogun

Fachri Audhia Hafiez • 7 July 2026 04:39

Jakarta: Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi menolak gugatan Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) terkait keputusan penangguhan hukuman penyerang Amerika Serikat (AS), Folarin Balogun. Keputusan ini memastikan striker andalan skuad The Stars & Stripes tersebut tetap legal untuk diturunkan dalam laga krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Komite Banding FIFA menyatakan permohonan keberatan dari pihak Belgia sama sekali tidak dapat diterima. Otoritas tertinggi sepak bola dunia itu menegaskan bahwa RBFA tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing), karena status mereka bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam proses disiplin internal terhadap Balogun.
 


RBFA mengaku belum menerima putusan tersebut. Mereka tetap memprotes hasil yang dikeluarkan FIFA.

"Hingga saat ini, RBFA masih belum menerima dasar keputusan tersebut. Kami juga belum memperoleh salinan keputusan, penjelasan yang menyatakan pemain tersebut memenuhi syarat untuk tampil, maupun laporan wasit yang telah kami minta sejak awal proses. Hal ini merupakan pelanggaran terhadap regulasi FIFA," demikian pernyataan resmi RBFA menanggapi polemik tersebut dikutip dari Antara, Selasa, 7 Juli 2026.

Sebelumnya, RBFA menilai adanya kejanggalan dalam prosedur pemutihan kartu merah Balogun yang didapatkan saat laga kontra Bosnia dan Herzegovina. Pihak Belgia bahkan sempat mengancam akan membawa persoalan ini ke jalur hukum yang lebih tinggi jika AS tetap memaksakan nama Balogun masuk ke dalam daftar susunan pemain.

"RBFA telah memberi tahu Federasi Sepak Bola Amerika Serikat bahwa kami menggugat kelayakan pemain tersebut apabila namanya tercantum dalam daftar pemain. Dengan demikian, seluruh langkah hukum lebih lanjut tetap terbuka," lanjut pernyataan tersebut menegaskan sikap federasi.


Folarin Balogun lolos dari sanksi FIFA, Amerika Serikat dapat kabar baik. Foto: Dok. FIFA.

Di sisi lain, rumor yang beredar menyebutkan bahwa lolosnya penyerang utama USMNT dari sanksi larangan satu pertandingan ini tidak lepas dari adanya intervensi tingkat tinggi. 

Keputusan penangguhan kabarnya turut melibatkan lobi-lobi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, jajaran pejabat pemerintah, US Soccer, hingga tim kuasa hukum mereka. 

(Fachri Audhia Hafiez)