Pembangunan 110 Jembatan oleh Polda Riau Wujud Polri Hadir Membangun Desa

Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Rahul

Pembangunan 110 Jembatan oleh Polda Riau Wujud Polri Hadir Membangun Desa

Whisnu Mardiansyah • 6 July 2026 21:11

Jakarta: Ketua Kelompok Komisi (Kapoksi) Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mengapresiasi Polda Riau atas capaian pembangunan infrastruktur pedesaan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Polda Riau sukses menuntaskan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada pembangunan tahap II. Dengan tambahan tersebut, total jembatan yang telah dibangun untuk masyarakat di berbagai pelosok Provinsi Riau kini mencapai 110 jembatan.

Sebagai legislator asal daerah pemilihan Riau, Muhammad Rahul menilai langkah nyata yang diinisiasi Kapolda Riau beserta seluruh jajaran Polres merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. Kehadiran Korps Bhayangkara membawa dampak sosial ekonomi yang langsung dirasakan warga.

"Saya selaku Kapoksi Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, sekaligus mewakili masyarakat Riau, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 dan memberikan apresiasi luar biasa kepada Kapolda Riau dan seluruh personel yang terlibat. Pembangunan 110 jembatan ini adalah kado terindah bagi masyarakat Riau. Ini membuktikan Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan," ujar Rahul dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, 5 Juli 2026.

 


Politisi muda Partai Gerindra ini menambahkan, transformasi jembatan kayu yang semula rusak dan membahayakan menjadi jembatan struktur besi yang kokoh dan aman sangat vital bagi konektivitas antar-desa.

Salah satu contoh nyata adalah Jembatan Merah Putih di Kota Dumai yang pembangunannya melibatkan personel gabungan selama 73 hari. Jembatan tersebut berhasil memangkas waktu perjalanan masyarakat hingga 15 menit.

"Jembatan-jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan 'urat nadi' yang menyambung asa anak-anak sekolah, mempermudah akses kesehatan, dan mempercepat mobilitas ekonomi petani maupun pedagang di pelosok Riau. Konektivitas yang dibangun Polda Riau ini secara langsung memutus isolasi daerah-daerah terpencil," tegas Rahul.


Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau Jembatan Merah Putih Presisi di Kelurahan Bumi Ayu, Kota Dumai. (Foto: Dok. Ist)

Rahul juga mendukung penuh rencana peresmian jembatan-jembatan tersebut yang akan dipimpin langsung oleh Kapolri. Menurutnya, sinergi yang ditunjukkan Polda Riau dengan melibatkan pemerintah daerah dan elemen masyarakat adalah contoh penerapan konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang paripurna dan patut dicontoh oleh Polda lain di Indonesia.

"Komisi III DPR RI sebagai mitra kerja Polri akan terus mendukung program-program kepolisian yang berorientasi pada pelayanan publik dan kemanusiaan seperti ini. Apa yang dilakukan Polda Riau di bawah jargon 'Melindungi Tuah Marwah' adalah cerminan Polri yang dicintai dan melekat di hati rakyat. Selamat atas pencapaian luar biasa ini, teruslah mengabdi untuk bangsa dan negara," kata Muhammad Rahul.

(Whisnu M)