Presiden Prabowo Subianto disambut Presiden Korsel Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Blue House. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar.
Presiden Prabowo Tiba di Blue House, Bahas Kerja Sama Strategis dengan Presiden Lee Jae Myung
Kautsar Widya Prabowo • 1 April 2026 09:30
Seoul: Presiden Prabowo Subianto tiba di Istana Kepresidenan Blue House atau Cheong Wa Dae pada Rabu 1 April 2026. Presiden akan menggelar pertemuan resmi dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.
Pantauan Metrotvnews.com, Presiden Prabowo tiba pada pukul 10.45 waktu setempat. Presiden bersama delegasi disambut dengan upacara kenegaraan.
Presiden Lee Jae Myung terlihat menyambut langsung Presiden Prabowo di depan pintu Kantor Kepresidenan.
Saat upacara penyambutan, kedua kepala negara mendengarkan lagu kebangsaan masing-masing negara. Kemudian kedua kepala negara berjalan di atas karpet merah untuk
melakukan inspeksi pasukan.
Setelah itu, kedua kepala negara melakukan penandatanganan buku tamu dan melakukan foto bersama.
Pada pertemuan ini, diketahui Prabowo dan Lee Jae Myung akan melakukan pertemuan tatap muka atau small group meeting. Kemudian dilanjutkan pertemuan bilateral dengan para delegasi masing-masing negara.

Presiden Prabowo Subianto disambut Presiden Korsel Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Blue House. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar.
Mengakhiri rangkaian pertemuan resmi ini, kedua kepala negara akan melakukan penandatanganan/pertukaran beberapa kesepakatan. Kemudian acara dilanjutkan dengan makan siang bersama atau State luncheon di Young Bin Gwan yang masih berada di kawasan kompleks Blue House.
Kunjungan resmi Presiden Prabowo ini bertepatan dengan hubungan diplomatik Indonesia-Korsel yang berjalan 53 tahun. Sebelumnya, Juru bicara Kantor Presiden Korea Selatan, Kang Yu-jung, sebelumnya menyampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Sejumlah bidang yang menjadi fokus pembahasan meliputi kecerdasan buatan (AI), infrastruktur, perkapalan, energi nuklir, transisi energi, hingga industri kreatif budaya. Selain itu, kedua negara juga akan mendorong peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pertahanan.