Stok Sapi Terbatas, Harga Hewan Kurban di Pangandaran Melonjak

Peternak sapi di Kabupaten Pangandara, Jawa Barat. Metro TV

Stok Sapi Terbatas, Harga Hewan Kurban di Pangandaran Melonjak

Yosep Trisna • 3 May 2026 10:35

Pangandaran: Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, harga hewan kurban di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami kenaikan signifikan. Para pedagang mengeluhkan keterbatasan stok akibat menurunnya populasi ternak dan minimnya jumlah peternak, sehingga kebutuhan pasar belum dapat terpenuhi.

Seperti yang terjadi di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, para pedagang hewan kurban mengaku harga sapi mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat ini, harga sapi naik sekitar dua hingga tiga juta rupiah per ekor. Di sisi lain, tingginya permintaan tidak diimbangi dengan ketersediaan stok di pasar. Di kandang milik Rasim, terlihat jumlah sapi masih terbatas. Dari total permintaan sekitar 40 ekor sapi, baru tersedia 12 ekor, ditambah puluhan ekor kambing.

Salah satu pembeli asal Pangandaran, Siswanto, mengaku kesulitan mendapatkan sapi yang sesuai kriteria. Selain harganya terus meningkat, stok sapi berkualitas juga terbatas.

"Saya kesulitan mencari sapi yang sesuai kriteria. Harga naik terus, stok juga terbatas," ujar Siswanto di Pangandaran, Sabtu, 2 Mei 2026.
 


Keluhan serupa juga disampaikan Rasim, pedagang hewan kurban di Kecamatan Kalipucang. Menurut Rasim, permintaan hewan kurban menjelang Iduladha selalu meningkat setiap tahunnya. Namun, kenaikan harga yang signifikan membuat daya beli masyarakat menurun.

"Permintaan setiap tahun naik, tetapi kenaikan harga membuat daya beli masyarakat turun," kata Rasim.

Kelangkaan sapi ini diduga disebabkan menurunnya populasi ternak serta berkurangnya jumlah peternak. Akibatnya, pasokan hewan kurban menjadi terbatas. Pada tahun 2026, permintaan sapi kurban di wilayah ini mencapai 40 ekor. Namun, hingga kini baru tersedia sekitar 12 ekor.


Sapi kurban, ilustrasi Medcom

Kenaikan harga juga dipengaruhi oleh kualitas dan ketersediaan sapi. Rata-rata harga naik sekitar dua juta rupiah dibandingkan tahun 2025. Sebelumnya, sapi berukuran besar dijual sekitar 15 juta rupiah per ekor. Kini, harga 18 juta rupiah justru untuk sapi dengan ukuran lebih kecil.

Para pedagang berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Peternakan Kabupaten Pangandaran, dapat mengambil langkah strategis untuk meningkatkan populasi ternak. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan pasar, pasokan sapi kurban masih didatangkan dari luar daerah, seperti Lampung dan Jawa Timur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)