Hari Pers Nasional, Farhan Ungkap Tantangan Baru Dunia Jurnalistik

Wali Kota Bandung M Farhan. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

Hari Pers Nasional, Farhan Ungkap Tantangan Baru Dunia Jurnalistik

Roni Kurniawan • 9 February 2026 13:39

Bandung: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam praktik jurnalistik di tengah pesatnya arus informasi pada era jurnalisme warga (citizen journalism). Perkembangan teknologi dinilai telah mengubah pola kerja jurnalis secara signifikan.

Menurut Farhan, tantangan utama yang dihadapi awak media saat ini adalah menjaga keseimbangan antara kecepatan dan keakuratan dalam memberikan informasi kepada masyarakat, di tengah persaingan dengan kecepatan media sosial.

“Dalam jurnalisme yang mengedepankan citizen journalism, kita perlu merespons cepatnya arus dan muatan informasi. Narasi yang dulu bisa disusun berminggu-minggu, sekarang harus selesai dalam hitungan jam,” ujar Farhan di Jalan Pahlawan, Kota Bandung, Senin, 9 Februari 2026.

Farhan menilai kehadiran jurnalisme warga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi media arus utama. Di satu sisi, masyarakat kini memiliki akses luas untuk memproduksi dan menyebarkan informasi. Namun di sisi lain, kondisi tersebut menuntut insan pers profesional untuk semakin adaptif tanpa mengabaikan prinsip verifikasi dan akurasi.
 


Ia menegaskan kecepatan tidak boleh mengorbankan kualitas pemberitaan. Media justru dituntut semakin cermat dalam mengolah data, memverifikasi fakta, serta menyajikan informasi yang berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.

Farhan menilai Hari Pers Nasional (HPN) menjadi momentum penting untuk merumuskan arah jurnalisme ke depan. Ia berharap HPN mampu melahirkan rekomendasi konkret dalam menghadapi tantangan disrupsi informasi.


Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin, 9 Februari 2026

“Saya menantikan perkembangan dan kesimpulan dari penyelenggaraan Hari Pers Nasional, khususnya dalam merespons tantangan ini,” tegas Farhan.

Diakui Farhan, sinergi antara pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar ekosistem informasi tetap sehat.

“Dengan begitu, jurnalisme tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menjaga kepercayaan publik di tengah banjir informasi digital,” ungkap Farhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)