Iran Hentikan Enam Kapal yang Melintas Tanpa Izin di Selat Hormuz

Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Iran Hentikan Enam Kapal yang Melintas Tanpa Izin di Selat Hormuz

Willy Haryono • 26 July 2026 19:26

Teheran: Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menghentikan enam kapal yang berupaya melintasi Selat Hormuz tanpa izin dalam 24 jam terakhir, menurut laporan televisi pemerintah Iran pada Minggu, 26 Juli 2026.

Media tersebut melaporkan keenam kapal mencoba melintasi Selat Hormuz di luar rute pelayaran yang telah ditetapkan. Otoritas Iran kemudian tidak mengizinkan kapal-kapal tersebut melanjutkan perjalanan.

Menurut laporan itu, yang juga dikutip Anadolu Agency, pasukan Angkatan Laut IRGC melepaskan tembakan peringatan sebelum mencegat keenam kapal tersebut. Setelah itu, kapal-kapal tersebut mengubah haluan.

Sehari sebelumnya, IRGC juga mengumumkan telah menghentikan empat kapal di Selat Hormuz setelah mendeteksi adanya upaya melakukan "penyeberangan tanpa izin" di jalur pelayaran tersebut.

Insiden terbaru terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran dalam beberapa pekan terakhir.

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap fasilitas dan peralatan militer Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan, termasuk Bahrain, Yordania, dan Kuwait.

Pada 8 Juli, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan nota kesepahaman yang dicapai dengan Iran pada Juni telah berakhir dan menuduh Teheran melanggar kesepakatan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan setelah serangan terhadap tiga kapal tanker di Selat Hormuz serta kembali memanasnya perbedaan pandangan mengenai aturan pelayaran di jalur laut strategis tersebut.

Washington mendorong kebebasan navigasi tanpa pembatasan di Selat Hormuz, sementara Teheran menegaskan kapal-kapal harus melintas melalui jalur di dekat pesisir Iran sesuai mekanisme navigasi yang dikelola pemerintah Iran.

Sementara itu, laporan Axios pada Sabtu menyebut Presiden Donald Trump telah menginstruksikan militer Amerika Serikat untuk tidak melancarkan serangan baru terhadap Iran, mengakhiri hampir dua pekan operasi militer harian.

Baca juga:  Iran dan Oman Bahas Keamanan Selat Hormuz, Klaim Capai Kemajuan Perundingan

(Willy Haryono)