Ilustrasi. Foto: Freepik.
Kepuasan Publik Tinggi, Program Pemerintah Berjalan di Jalur Tepat
Deny Irwanto • 25 February 2026 17:41
Jakarta: Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah menunjukkan tren positif. Berbagai program yang dijalankan dinilai mulai memberikan dampak nyata dan mendapat respons baik dari publik.
Hasil survei Indikator Politik mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo mencapai 79,2 persen. Angka tersebut menjadi salah satu indikator kuat bahwa kebijakan dan program pemerintah dinilai berjalan sesuai harapan masyarakat.
"Ini menunjukan bahwa rakyat menilai pemerintah sudah berada di jalan yang tepat atau arah yang jelas," kata Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana, dalam keterangan pers dikutip, Rabu, 25 Februari 2026.
Program-program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), swasembada beras dan ketahanan pangan, cek kesehatan gratis, serta pemerataan pendidikan yang lebih inklusif.

Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana. Dokumentasi/ istimewa
"Secara kasat mata, sebagian besar janji kampanye Prabowo mulai direalisasikan, dari MBG dengan 60 juta penerima, KDMP yang hadir di setiap desa, swasembada beras pada tahun pertama, Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir, Sekolah Rakyat gratis untuk rakyat miskin, hingga cek kesehatan gratis," jelas Ayip.
Ayip menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa berbagai program pemerintah telah berjalan dan memberikan gambaran arah pembangunan yang jelas ke depan. Meski demikian, ia menilai penguatan kualitas pelaksanaan program tetap perlu dilakukan agar manfaatnya semakin optimal dan merata di seluruh wilayah.
"Beberapa bulan terakhir ada kejadian kan, jadi evaluasi perlu dilakukan lebih serius. Bila perlu tutup dapur dapur nakal yang tidak sesuai dengan SOP yang sudah diberikan," ungkapnya.
Selain itu menurut Ayip program Sekolah Rakyat memiliki tujuan yang baik dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Pengelolaan program yang konsisten diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan dan kesempatan belajar bagi masyarakat.
Hal yang sama juga berlaku bagi program Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai memiliki konsep tepat dalam memperkuat perekonomian desa secara kolektif dan berkelanjutan.
"Dengan kata lain janji dan program pemerintah ini sudah berjalan baik, tapi kualitas, pemerataan dan keberlanjutan program masih perlu pengawasan dan evaluasi ketat agar dampaknya tetap dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia," ujarnya.