BKSDA Sumbar Pasang 6 Kamera Trap Pantau Harimau Sumatra di Agam

Petugas BKSDA Sumbar bersama Tim Pagari Pasia Laweh sedang memasang kamera jebak di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Jumat, 27 Februari 2026. ANTARA/HO-BKSDA Sumbar.

BKSDA Sumbar Pasang 6 Kamera Trap Pantau Harimau Sumatra di Agam

Silvana Febiari • 27 February 2026 21:08

Agam: Resor Konservasi Wilayah II Maninjau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) memasang enam kamera trap untuk memantau kemunculan harimau Sumatra. Kamera-kamera tersebut dipasang di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam.

"Petugas Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan konflik tersebut dengan memasang enam kamera trap," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra, dikutip dari Antara, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia mengatakan kamera dipasang di titik jalur satwa berdasarkan jejak kaki atau cakaran. Perangkat tersebut digunakan untuk mengidentifikasi usia, jenis kelamin, serta memantau pergerakan satwa liar, terutama menindaklanjuti laporan warga terkait video kemunculan harimau Sumatra di lahan perkebunan.
 


Kemunculan satu individu harimau tersebut sempat sempat viral di media sosial di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh. "Sehubungan dengan adanya video kemunculan satwa harimau, kami sudah menurunkan tim untuk melakukan penanganan," ujarnya.

Ia menambahkan BKSDA Sumbar sudah berkoordinasi dengan pemerintah dan instansi terkait di lapangan. Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Pasia Laweh juga diturunkan untuk penanganan awal.

"Tim Pagari Pasia Laweh telah kita kerahkan untuk penanganan konflik setelah mendapatkan laporan kemunculan harimau sumatra," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk sementara tidak beraktivitas di sekitar lokasi kemunculan harimau Sumatra. Warga juga diminta mengandangkan ternak dan meningkatkan kewaspadaan.


Ilustrasi. Harimau liar yang ditangkap BKSDA Aceh. MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE


Sebelumnya, tiga individu harimau sumatera terekam kamera pemantau Closed Circuit Television (CCTV) milik Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang atau Global Atmosphere Watch (GAW) Kecamatan Palupuh, Agam, Senin, 23 Februari 2026.

Harimau tersebut belum bisa dipastikan sama dengan individu yang muncul di Ladang Ateh, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)