Titik Kebakaran Gunung Butak Berjarak 1 Km dari Jalur Pendakian

Suasana kebakaran di Gunung Butak. Dokumentasi/ BPBD Kota Batu

Titik Kebakaran Gunung Butak Berjarak 1 Km dari Jalur Pendakian

Daviq Umar Al Faruq • 2 September 2026 18:11

Malang: Perum Perhutani KPH Malang menegaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Butak, Kota Batu-Kabupaten Malang, Jawa Timur, bukan dipicu kecerobohan pendaki. Hasil penelusuran menunjukkan titik api berada cukup jauh dari area yang biasa dilintasi para pendaki.

"Titik kebakaran ada di antara Pos 3 dan Pos 4 itu di sebelah barat kurang lebih satu kilometer dari jalur pendakian. Jadi tidak pada jalur pendakian, masih jauh," ujar Administratur Perhutani KPH Malang Kelik Djatmiko, Selasa, 1 September 2026.

Pernyataan tersebut membantah spekulasi bahwa api unggun atau puntung rokok pengunjung menjadi penyebab kebakaran. Pengelola memastikan aktivitas pendakian tidak memicu kobaran api.


Titik api berada di luar jalur utama pendakian sehingga aktivitas pendakian tidak terkait dengan kebakaran. Lokasi kebakaran berada di Petak 100 RPH Pujon Selatan, Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang.

Meski pemicu utama masih diselidiki, fokus penanganan awal telah diselesaikan sepenuhnya lewat pemadaman darurat. Api yang membakar kawasan hutan lindung serta semak kering tersebut berhasil dipadamkan total pada pukul 16.00 WIB.

"Kebakaran yang terjadi telah dilakukan pemadaman dan sampai dengan pukul 16.00 WIB sudah padam," kata Kelik.

Untuk keselamatan, pengelola mengimbau ratusan pendaki di puncak segera turun. Imbauan tersebut merupakan langkah pencegahan, bukan evakuasi darurat.

Pengosongan area puncak dilakukan secara teratur sambil memantau pergerakan seluruh pengunjung hingga posko bawah. Petugas memastikan situasi di lapangan tetap terkendali tanpa ada pendaki yang terjebak.

"Istilahnya bukan evakuasi tetapi kami mengimbau supaya (pendaki) segera turun dan meninggalkan puncak, sampai saat ini kondisi kondusif. Untuk hari ini ada 182 pendaki hampir turun semuanya dan beberapa masih perjalanan," tutur Kelik.


Suasana kebakaran di Gunung Butak. Dokumentasi/ BPBD Kota Batu


Sebagai langkah antisipasi susulan, Perhutani menutup sementara seluruh akses pendakian di kawasan tersebut. Penutupan operasional berlaku untuk jalur pendakian Gunung Butak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Petugas gabungan saat ini masih disiagakan di lapangan untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi sisa titik panas. Akses wisata akan dibuka kembali setelah kawasan hutan dipastikan aman sepenuhnya dari risiko kebakaran susulan.

Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Butak, Petak 100 Pos 3, Kota Batu, Jawa Timur, pada Selasa, 1 September 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.46 WIB ini memaksa tim gabungan mengevakuasi sebanyak 185 pendaki dari jalur Panderman untuk mengantisipasi bahaya penyebaran api dan asap.

(Silvana Febiari)