10 Kecamatan di Cilacap Kekeringan, BPBD Salurkan 28 Ribu Liter Air

Ilustrasi kekeringan. Foto: Dok. MGN.

10 Kecamatan di Cilacap Kekeringan, BPBD Salurkan 28 Ribu Liter Air

Lukman Diah Sari • 6 August 2026 19:37

Cilacap: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bencana kekeringan terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kekeringan itu mengakibatkan krisis air bersih akibat berkurangnya debit dari sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

"Sebanyak 10 kecamatan mengalami kesulitan air bersih," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Dia menyebut BPBD Kabupaten Cilacap kembali melakukan distribusi air bersih ke warga terdampak di beberapa titik. Total, kata dia, 28.000 liter telah disalurkan.


BPBD Kota Pangkalpinang siagakan satu unit mobil tengki air untuk mengatasi kekeringan dan krisis air bersih di masyarakat (ANTARA/Aprionis)

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana kekeringan untuk selalu mempersiapkan diri dan bersiaga menghadapi potensi bencana akibat kemarau. Adapun antisipasi yang dapat dilakukan antara lain bersikap selektif dan bijak menggunakan air bersih, serta menyiapkan cadangan air bersih yang cukup untuk keluarga.

Sementara itu, pemerintah daerah diimbau agar rutin mendistribusikan air bersih dan melakukan pengeboran sumur-sumur warga untuk mendapatkan pasokan air yang lebih banyak. BNPB terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BPBD di seluruh Indonesia untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.

(Lukman Diah Sari)