Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti
Kemendag Bidik Nilai Ekspor Tumbuh 6,9% di 2026, Ini Sektor Unggulannya
Nattasya Amani Vrazeti • 11 August 2026 14:50
Jakarta: Kementerian Perdagangan membidik total nilai ekspor nasional mencapai USD315 miliar pada 2026 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Target tersebut dipatok seiring dengan proyeksi pertumbuhan ekspor Indonesia yang diperkirakan berada di kisaran 5,3 hingga 6,9 persen.
“Kami di Kementerian Perdagangan, di Bawah pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, yaitu adalah pertumbuhan ekspor Indonesia pada 2026 harapannya di kisaran 5,3 hingga 6,9 persen dengan proyeksi nilai total ekspor kita mencapai USD315 miliar,” kata Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026.
Sektor unggulan ekspor
Guna mencapai target tersebut, Kemendag akan memaksimalkan performa berbagai segmen produk di pasar internasional, termasuk industri makanan dan minuman (food and beverage) yang dinilai memiliki peran strategis dalam menopang ekonomi nasional.“Kami menyadari F&B ini adalah sektor yang cukup strategis, yang tidak hanya menjadi pilar penting dalam penopang pertumbuhan ekonomi nasional kita secara keseluruhan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memperkuat daya saing dan citra produk Indonesia di pasar global,” lanjut dia.
Adapun, ia menyatakan nilai ekspor Indonesia pada Juni 2026 menembus angka USD25,4 miliar atau tumbuh sekitar delapan persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya serta secara akumulatif, total nilai ekspor Indonesia sepanjang tahun ini telah mencapai USD135,2 miliar.
“Dan secara kumulatif, nilai ekspor kita naik empat persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu saat ini berada di USD135,2 miliar,” kata Dyah Roro.
.jpg)