Ilustrasi rekayasa lalu lintas. Foto: MI/Ramdani.
Ada Event Lari, Dishub DKI Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
Gabriella Thesa Widiari • 12 September 2026 22:20
Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada Minggu, 13 September 2026. Pengalihan arus kendaraan ini diberlakukan sejak dini hari, sehubungan dengan adanya kegiatan lomba lari maraton.
"Dishub DKI Jakarta menerapkan Rekayasa Lalu Lintas dan menyiapkan rute alternatif pada Minggu, 13 September 2026 mulai pukul 05.00 - 09.30 WIB," tulis Dishub DKI dikutip dari Instagram @dishubdkijakarta, Sabtu, 12 September 2026.
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan Senopati
- Jalan Pattimura
- Jalan Sultan Hasanudin
- Jalan Underpass Pattimura
- Jalan Sisingamangaraja
Adapun rute alternatif lalu lintas antara lain, dari arah Barat (Slipi) menuju Selatan (Blok M) dapat melintas via Jalan Gatot Subroto–Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Asia Afrika–Jalan Hang Lekir I–Jalan Hang Tuah Raya–Jalan Kyai Maja.
Untuk pengendara yang menuju timur (Cawang), dialihkan ke Jalan Letjen S. Parman–Jalan Gatot Subroto.
Arus dari Timur seperti Senopati menuju Barat (Slipi) dialihkan melalui Jalan Senopati–Jalan Suryo–Jalan Wolter Monginsidi–Jalan Trunojoyo–Jalan Kyai Maja–Jalan Pati Unus–Jalan Pakubuwono VI–Jalan Hanglekir II–Jalan Hang Lekir I–Jalan Asia Afrika–Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Gatot Subroto.
Untuk arus dari Selatan seperti Prapanca ke Barat (Slipi) diarahkan melewati rute Jalan Prapanca Raya–Jalan Iskandarsyah Raya–Jalan Sultan Hasanudin–Jalan Trunojoyo dan seterusnya, sedangkan dari Blok M ke Timur (Tendean) bisa melintasi Jalan Panglima Polim–Jalan Trunojoyo–Jalan Wolter Monginsidi–Jalan Gunawarman–Jalan Senopati–Jalan Suryo–Jalan Kapten Tendean.

Ilustrasi lomba lari. Foto: Pixabay.
Sementara itu, warga dari kawasan Taman Mataram menuju Gelora Bung Karno dapat melewati Jalan Sisingamangaraja–Jalan Hang Tuah VII–Jalan Pati Unus–Jalan Pakubuwono VI–Jalan Hanglekir II–Jalan Hang Lekir I–Jalan Asia Afrika.
Selain rekayasa jalan, Dishub DKI melarang peserta memarkir kendaraan di badan jalan dan wajib menggunakan kantong parkir resmi yang telah disediakan di kawasan Gelora Bung Karno serta sekitarnya. Pengguna jalan dan masyarakat umum diimbau untuk selalu mematuhi rambu petunjuk, mengutamakan keselamatan, serta mengantisipasi adanya modifikasi layanan Transjakarta di sepanjang rute kegiatan.