Pramono Pertimbangkan Dampak Lalu Lintas soal Usulan CFD 2 Hari

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Nattasya Amani Vrazeti.

Pramono Pertimbangkan Dampak Lalu Lintas soal Usulan CFD 2 Hari

Nattasya Amani Vrazeti • 14 September 2026 13:33

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih mengkaji usulan pelaksanaan Car Free Day (CFD) dua kali, yakni Sabtu-Minggu. Khususnya, mempertimbangkan dampak lalu lintas, agar tidak membebani aktivitas warga akibat penutupan jalan.

“Jangan sampai keinginannya untuk membuat warga sehat ternyata malah membuat warga tidak sehat karena harus menanggung beban yang apa, jalan yang ditutup dan sebagainya dan sebagainya,” kata Pramono di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin 14 September 2026. 

Pramono tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan terkait penambahan frekuensi CFD. Pramono menyampaikan Car Free Day sebenarnya sudah digelar di hampir seluruh wilayah Kota Jakarta. Namun, fokus dan perhatian utama publik selalu tertuju pada koridor utama, seperti Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said.

“Saya tidak ingin terlalu buru-buru, maka saya minta sekarang ini didalami, dipelajari apa yang menjadi usulan untuk dua hari, dan juga tentunya kita tanyakan kepada warga,” kata Pramono. 

Car free day (CFD) di kawasan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Dia memastikan akan mengambil keputusan pada waktu tepat. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempertimbangkan usulan penambahan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di wilayah Ibu Kota yang disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Usulan agar kegiatan CFD diselenggarakan Sabtu-Minggu guna mengurangi polusi udara. 

(Siti Yona Hukmana)